KEMOTERAPI

Introduksi

a. Definisi

Kemoterapi adalah adalah pemberian obat anti kanker (sitostatika) yang bertujuan untuk membunuh sel kanker.

Tujuan kemoterapi: dapat sebagai terapi kuratif, bagian dari terapi paliatif atau sebagai radiosensitizer.

Strategi pemberiannya: dapat sebagai terapi ajuvan, konsolidasi, induksi, intensifikasi, pemeliharaan, neoadjuvan, ataupun paliatif.

Cara pemberiannya: dapat secara oral, intra vena, intraarterial, intraperitoneal, atau intrakavitas

b. Ruang lingkup

  1. Mengetahui indikasi dan kontraindikasi pemberian kemoterapi (pada tumor solid?)
  2. Menentukan tujuan terapi
  3. Memahami mekanisme dan cara kerja obat kemoterapi
  4. Mampu mempersiapkan pemberian kemoterapi sesuai dengan syarat-syarat yang berlaku
  5. Mampu menilai respon pemberian kemoterapi
  6. Mampu melakukan monitoring efek samping kemoterapi
  7. Mampu menangani komplikasi/efek samping pemberian kemoterapi

c. Indikasi

Adjuvan: kanker stadium awal atau stadium lanjut lokal setelah pembedahan

Neoadjuvan (induction chemotherapy): kanker stadium lanjut lokal

Paliatif: kanker stadium lanjut jauh

Sensitisizer: bersama-sama dengan radioterapi

d. Kontra indikasi

  • Status performance yang jelek
  • Komorbiditas yang berat

e. Pemeriksaan penunjang

Mandatory:

  • Diagnosa keganasan harus sudah confirmed (tripple diagnostic) yang terdiri dari: pemeriksaan fisik, imaging dan patologi atau sitologi.
  • Penentuan stadium: foto toraks, USG abdomen, mamografi kontralateral, bone scan   dan lain-lain sesuai dengan jenis kankernya
  • Laboratorium dasar: DL, SGOT, SGPT, BUN, S.C
  • Tinggi dan berat badan: mengukur luas permukaan tubuh.

Optional:

clearance creatinin, EKG ataupun ekokardiografi, asam urat, serum elektrolit, tumor marker

Prosedur Pemberian

Prosedur pemberian kemoterapi sebenarnya adalah sama dengan pemberian obat-obatan yang lain yaitu terdiri dari:

  • Persiapan penderita
  • Persiapan pemberian obat
  • Penilaian respon
  • Monitor efek samping dan penanganannya.

Persiapan penderita terdiri dari: persiapan penderita dan keluarga, aspek onkologis dan aspek medis

Persiapan penderita:

  1. Penjelasan tentang tujuan dan perlunya kemoterapi sehubungan dengan penyakitnya
  2. Penjelasan mengenai macam obatnya, jadwal pemberian dan persiapan yang diperlukan setiap siklus obat kemoterapi diberikan
  3. Penjelasan mengenai efek samping yang mungkin terjadi pada penderita
  4. (Penjelasan mengenai harga obat)
  5. Informed consent

Aspek onkologis:

  1. Diagnosa keganasan telah confirmed baik secara klinis (tumor diukur dengan kaliper atau penggaris), radiologis dan patologis (triple diagnostic), kalau memungkinkan diperiksakan juga tumor marker
  2. Tentukan stadium (klinis, imaging)
  3. Tentukan tujuan terapi (neoadjuvant, adjuvant, terapeutik, paliatif)
  4. Tentukan regimen kombinasi kemoterapi, dosis dan prosedur pemberiannya

Aspek medis:

  1. Anamnesa yang cermat mengenai adanya komorbiditas yang mungkin ada yang dapat mempengaruhi pemberian kemoterapi seperti usia, penyakit jantung, hipertensi, diabetes, kelainan fungsi ginjal atau hati, kehamilan dan lain-lain.
  2. Pemeriksaan secara menyeluruh semua keadaan yang berhubungan dengan penyakit tersebut di atas (klinis, imaging dan laboratorium). Pemeriksaan laboratorium terdiri dari darah lengkap, fungsi hati, fungsi ginjal, gula darah puasa dan 2 jam pp (sesuai indikasi), pemeriksaan jantung (EKG) atau kalau perlu ekokardiografi. Bila fasilitas ada, dapat diperiksakan tumor marker CEA, Ca15-3 yang akan dipakai sebagai data dasar dan kelak dapat  digunakan dalam follow up terapi. Pada pemberian kemoterapi siklus berikutnya, bila tidak ada kelainan pada pemeriksaan fisik cukup diperiksakan darah lengkap saja. (HB, lekosit, trombosit, netrofil)
  3. Penentuan status performance (Karnoffsky atau ECOG)

Pemberian Kemoterapi (drug administration)

Keamanan penanganan obat onkologi merupakan hal yang penting yang harus diperhatikan personel dokter, perawat, farmasis, penderita, gudang/distribusi

1. Persiapan obat: (kemoterapi dan obat emergency dan extravasation kit)

  • Dosis: Bila tak ada ketentuan spesifik dari data tersebut  dosis ditentukan dengan menggunakan luas permukaan tubuh (body surface area=BSA) yang diketahui dengan mengukur TB dan BB.
  • Storage dan Stability: Baca petunjuk mengenai storage dan stability masing-masing obat sehingga kondisi obat dalam keadaan baik. Obat yang tidak mengandung preservasi setelah dibuka/dilarutkan (oplos) harus segera dibuang  dalam waktu 8-24 jam.
  • Preparasi (pelarutan)

Pelarut untuk masing masing obat biasanya disebutkan dalam penjelasan pemakaian masing masing obat. Kadang kadang ada pelarut yang incompatible terhadap obat obat tertentu. Secara umum pelarut yang biasa dipakai adalah:  Dextrose 5% atau NaCL fisiologis Pelarutan/preparation dilakukan dalam tempat tertentu dan dilakukan oleh petugas (dokter, perawat) atau  pharmacist yang terlatih.

2. Persiapan provider

-  Memakai gaun yang khusus atau schort

-   Memakai masker yang disposibel

-  Memakai handschoen karet

-  Memakai topi pelindung kepala

-   Memakai kaca mata pelindung terhadap percikan obat, tanpa menghalangi lapangan penglihatan.(kaca  goggle)

-   Well trained.

3. Persiapan peralatan dan cairan

- Jarum suntik yang halus, abbocath/surflo No 20/22

- Spuit disposabel 5 cc, 20 cc, 30 cc

- Infus set, pada obat golongan taxan telah dipakai infus set khusus

- Larutan Nacl 0,9% 100 cc, NaCl 0,9% 500 cc dan Aquadest 25 cc

- Syringe pump (kalau ada)

- Alas penyuntikan, untuk menghindari  kontak obat dengan sprei tempat tidur.

4. Penyuntikan

-    Teliti protokol kemoterapi yang akan diberikan.

-    Cek apakah  informed consent sudah ada.

-    Pilih vena yang paling distal dan lurus ( biasanya meta carpal bagian  dorsal) dan   kontralateral dari kankernya. Dipastikan tidak terjadi ekstravasasi dengan    memasang infus  dan drip cepat.

-     Setelah penyuntikan selesai, alat-alat atau botol bekas obat sitostatika dimasukkan  dalam kantong plastik dan diikat serta dimasukkan dalam sampah medis khusus.

- Buat catatan pada rekaman medik penderita, catat semua tindakan.

Penilaian Respon atau Treatment Outcome:

Penilaian respon kemoterapi meliputi:

  1. Penilaian respon obyektif
  2. Penilaian respon subyektif
  3. (Survival)

Penilaian respon obyektif terdiri dari:

  1. Ukuran tumor
  2. Tumor marker
  3. Objective qualitative : perubahan gejala klinis misal pada tumor otak → gejala neurologis

Respon dapat dinilai menggunakan petunjuk dari buku who handbook for reporting results of cancer treatment

Measurable disease:

  • Complete response: tumor  menghilang yang ditentukan oleh 2 orang observer < 4 minggu
  • Partial response: ukuran total tumor mengecil > 50% yang ditentukan oleh 2 observer  < 4 minggu dan tidak ditemukan adanya lesi yang baru.
  • No Change: ukuran total tumor mengecil < 50 % atau ditemukan peningkatan ukuran tumor > 25%
  • Progressive disease: didapatkan peningkatan > 25% ukuran tumor atau adanya lesi baru

Pada pemberian neoadjuvant chemotherapy, setiap akan memberikan kemoterapi siklus berikutnya dilakukan pengukuran tumor primernya dan setelah pemberian siklus ke 3, dilakukan penilaian respon terapi dan operabilitasnya. Bila didapatkan respon parsial dan menjadi operable, maka dilanjutkan dengan operasi. Bila respon terapi menunjukkan no change atau tidak operabel, maka dilanjutkan dengan radioterapi atau kombinasi kemoterapinya  ditingkatkan menjadi second line chemotherapy.

Penilaian respon subyektif:

Status performance : Karnoffsky, ECOG

Monitor Efek Samping Obat (follow up efek toksik)

  • Selama kemoterapi:

-   reaksi alergi: ringan,sedang, berat

-   ekstravasasi obat

-   mual, muntah

  • Paska kemoterapi dini: mual, muntah, dehidrasi, stomatitis, hematologis (anemi, lekopeni, trombositopeni) dan lain-lain.
  • Late effect: hematologis (anemi, lekopeni, trombositopeni), cardiotoxicity, neurotoxicity, nephrotoxicity, alopecia
  • Pemeriksaan DL ± 1 minggu paska kemoterapi untuk mengetahui adanya efek samping hematologi (neutropeni, lekopeni, anemi) dan memberikan terapi yang sesuai agar saat kemoterapi berikutnya dapat sesuai dengan jadwal.

Penanganan efek samping

Prinsip penanganan efek samping adalah:

  1. Antisipasi dan prevensi
  2. Monitor efek samping yang berhubungan dengan dosis
  3. Early treatment dari efek samping

Efek samping yang sering memerlukan intervensi adalah efek samping hematologis.

Anemi dapat diberikan human recombinant erythropoietin atau transfusi PRC, netropeni diberikan GcSF sedang trombositopeni diberikan TC. Pada severe netropeni atau febrile neutropenia penderita dirawat di ruang isolasi dengan memberikan tambahan antibiotika profilaksis dan anti jamur

Teknik pemberian kemoterapi

Persiapan alat-alat kesehatan, obat kemoterapi dan obat-obat emergency

  1. Persiapan provider
  2. Pemberian di awali premedikasi dengan injeksi deksametason 10-20 mg/iv (berperan sebagai antiemetik) , cimetidin 300 mg/ranitidin 50 mg dan ondansetron 8mg/tropisetron 5 mg/granisetron 3 mg.

Obat-obat kemoterapi dimasukkan sesuai dengan jenis keganasan dan protokol pemberiannya.

About these ads

133 Komentar

  1. salam kenal..
    info yang bermanfaat. silakan berkunjung ke http://www.orderdesign.wordpress.com

  2. Dokter, saya pasien terdiagnosa invasif ductal carcinoma mamae grade II, hasil PA baru didapat beberapa hari yang lalu, dan saya belum menemui dokter bedah yang menangani saya karena terhalang libur lebaran. Sementara ini saya rajin browsing tentang Ca Mamae dan jenis pengobatannya. Informasi dari blog ini sangat bermanfaat walaupun saya orang awam. Yang ingin saya tanyakan adalah biaya kemoterapi…walalupun saya dijamin askes, tapi saya ingin tahu berapa biaya untuk sekali kemo? Terimakasih atas jawaban dokter

    • Yth Sdri Failasufah

      Sebelumnya saya ikut prihatin atas penyakit kanker yang diderita oleh Sdri. Mengenai pertanyaan tentang biaya kemoterapi, sebetulnya tergantung dari jenis kemoterapi yang akan diberikan oleh Sdri, apakah golongan antracyclin base atau Bonadonna atau yang advanced seperti golongan anti mikrotubuler (paclitaxel).
      Yang sering diberikan adalah gol Antracycline yang bisa terdiri dari 2 macam regiman yaitu (Regimen I ialah AC/EC = Adriamycin-Epirubicin dan Cyclofosfamid; regimen II ialah FAC/FEC = Fluorouracil, Epirubicin-Adriamycin, dan Cyclofosfamid). Obat-obatan tersebut memang relatif mahal. Sekali kemoterapi bisa diatas 5 juta. bahkan untuk kemoterapi yang advanced misalnya gabungan antara FAC/FEC dan Paclitaxel bisa diatas 10 juta sekali kemo dan diberikan selama 6 siklus (6 bulan) bila tujuannya adalah untuk terapi adjuvant atau neoadjuvant, sedangkan untuk terapi paliatif diberikan sebanya 12 siklus (12 bulan). Namun tidak usah kuatir kalau punya ASKES insyaAllah obat-obat tersebut sekarang ini sudah ada di ASKES kalaupun toh harus nambah biaya tidak terlalu banyak.
      Demikian yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat dan harus ada kemauan dan semangat untuk sembuh, jangan sampai stress karena hormon stress akan keluar dan daya tahan tubuh terhadap kanker akan semakin menurun. Saya ucapkan terima kasih karena telah mengunjungi blog saya. Bila ada lagi yang ingin dikonsultasikan jangan segan dan malu. Tolong beritahukan juga ke teman-teman yang lainnya tentang blog ini.

      Salam hangat

      M.A.S

      • Yth Dokter, Terima kasih banyak atas informasinya. Insya Alloh saya akan berusaha untuk sembuh..tidak akan stress karena saya yakin Alloh menyayangi saya dengan caraNya. Terimakasih dokter..

  3. Dokter, mama saya menderita kanker Ovarium dan pernah dioperasi. Namun setelah sampai 1,5 tahun mama merasa perutnya membesar lagi. Dokter yang menangani memberikan beberapa obat yang berfungsi sebagai antioksidan dan menyarankan mama untuk melakukan kemoterapi, dan saat ini akan menjalani kemoterapi kembali
    Saya pernah browsing di internet, bahwa ada obat yang berkode CNTO328 dan sudah diuji di pusat Experimental Cancer Medicine – bagian dari Rumah Sakit Barts dan London School of Medicine and Dentistry. Eksperimen itu dilakukan oleh Prof. McNeish. Hasil eksperimen itu, sejauh ini sangat menggembirakan. Sekelompok wanita yang terdiri dari 18 pengidap kanker ovarium diberikan obat ini sejak 2007. Sel-sel kanker pada delapan penderita di antaranya tidak lagi berkembang, dan justru menyusut. Tujuh dari 8 pengidap tersebut masih bertahan.
    Yang ingin saya tanyakan, apakah obat hasil eksperimen itu telah diperjual-belikan atau masih sebatas hasil eksperimen saja? Jika sudah ada, bagaimana cara saya mendapatkannya? Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas jawaban yang dokter berikan.

    • Yth Mbak Retno

      Sebelumnya saya turut prihatin atas apa yang menimpa ibunda mbak Retno, semoga semua keluarga diberi ketabahan dalam menghadapi cobaan tersebut.
      Saya salut sama mbak Retno yang berusaha mencari informasi di dunia maya tentang kemoterapi untuk kanker ovarium. Memang modalitas terapi untuk kanker itu ada beberapa diantaranya OPERASI, RADIASI, KEMOTERAPI, HORMONAL, IMUNOTERAPI dan bahkan sekarang sudah eranya MOLECULAR TARGETTED THERAPY. Untuk kanker yang sudah stadium III maka hendaknya dilakukan multimodalitas atau gabungan beberapa terapi diatas. Sedangkan untuk stadium IV hanya dilakukan terapi paliatif bisa berupa kemoterapi saja atau radiasi saja bila sifat biologi tumor tersebut memang radiosensitiv.
      Untuk kemoterapi CNTO328 ini merupakan suatu antibodi yang memang dia akan memblok IL-6 yang berperan dalam pertumbuhan tumor. Namun kemoterapi ini masih dalam penelitian dan masih cukup baru. Obat kemoterapi ini harus melalui uji fase 1 dan fase 2 sebelum betul-betul dinyatakan aman dan memberikan clinical benefit bagi pasien.
      Kemoterapi untuk kanker ovarium yang sudah saat ini sudah melalui uji coba sebelumnya, berbagai regimen kemoterapi untuk kanker ovarium dapat mbak Retno diskusikan dengan dokter yang merawat. Memang…..pengobatan kanker tidak semudah kalo para dokter mengobati penyakit infeksi…..sel kanker mempunyai sifat yang aneh dan otonom.
      Saya sarankan selalu berkonsultasi dengan dokter………selalu berusaha untuk mencapai kesembuhan…….insyaAllah ada jalan keluar.

      Mudah2an bisa menjawab pertanyaan mbak Retno.

      Salam untuk keluarga

      • Terima kasih atas informasinya dokter…. Saya akan terus berusaha untuk kesembuhan mama…. Sekali lagi terima kasih dokter….

  4. Dokter, saya sudah tes ER, PR dan HER2, dan semuanya positif. Saya diresepkan Herceptin, dan nantinya saya akan minum Tamoxifen selama 5 tahun. Dan resep obat untuk kemoterapi pertama saya minggu depan adalah Doxorubin dan Brexel. Yang manakah yang merupakan obat pendamping kemo untuk anti mual dll? Apakah yang Brexel? Dengan obat kemo tersebut, efek samping apa yang saya alami ? Kemudian tamoxifen itu sehari diminum berapa kali? haruskah benar-benar diminum setiap hari selama 5 tahun dokter? Apa yang akan terjadi kalo sehari atau dua hari saja tidak minum? Saya tunggu jawaban dokter, terimakasih..

    • Yth Ibu Faila

      Sebelumnya saya turut prihatin atas apa yang menimpa ibu sehingga ibu harus menjalani kemoterapi yang cukup melelahkan. Baik…..ER dan PR (+) artinya bahwa kanker yang ibu derita termasuk jenis “estrogen dependent” dan HER2 (Human Epidermal Growth Factor Receptor 2) (+) artinya bahwa kanker yang ibu derita sangat progressif dan agresif. Untuk pengobatan kanker dengan ER dan PR (+) adalah dberikan anti estrogen yaitu tamoxifen yang diberikan setiap hari 20 mg selama 5 tahun. Tujuan dari pemberian ini adalah untuk menekan hormon estrogen yang memicu proliferasi dari sisa sel-sel kanker (hormon estrogen disini berperan sebagai promotor), sehingga jangan berhenti minum tamoxifen ya ibu Faila…..jangan biarkan sisa-sisa sel kanker tumbuh lagi…sayang khan….sudah operasi….tapi kambuh lagi.
      Untuk kanker dengan HER2 (+) memang diberikan molecular targetted therapy yaitu gol Trastuzumab atau seperti obat yang ibu sebutkan.
      Untuk Doxorubicin dan Brexel, keduanya adalah obat kemoterapi dengan cara kerja yang berbeda, yaitu Doxorubicin adalah gol. antibiotika antitumor yang menghambat sintesis DNA/RNA sel-sel kanker sedangkan Brexel adalah gol. antimikrotubuler yang akan mengadakan disolusi terhadap precursor mitotic spindle sehingga tidak terjadi mitosis dari sel-sel kanker.
      Efek samping dari kemoterapi bermacam-macam seperti: mual-muntah, kulit jadi kehitaman, sel-sel darah turun (anemia), rambut rontok sampai botak, sariawan, diare dll.
      Namun tidak semuanya akan muncul pada ibu….jangan takut ya….masing-masing pasien berespon berbeda terhadap kemoterapi.

      Semoga ibu Faila dapat menyelesaikan terapi adjuvant dengan baik….sehingga angka residif bisa ditekan…dan ibu bisa menjalani kehidupan normal kembali dengan semangat baru….Amiiennn

      Salam hangat,

      M.A.S

  5. Dokter, terimakasih atas jawabannya. Tapi dok, dengan semua obat itu, apakah akan bisa membuat menopause sebelum waktunya? Saya baru 36 tahun.. Dan sesudah minum tamoxifen selama 5 tahun, bisakah dipastikan saya akan benar-benar sembuh?

    • Ibu Felia….obat itu hanya sementara (dalam 5 tahun) dalam menekan estrogen, diharapkan setelah 5 tahun otak sudah termemori bahwa estrogen tidak perlu diproduksi lagi oleh ovarium karena sudah diberikan dari luar berupa obat tamoxifen. Memang ada cara lain untuk terapi hormonal yaitu dengan mengangkat ovarium bagi pasien yang masih menstruasi.
      Untuk kepastian sembuh setelah 5 tahun…..hanya Allah SWT yang tahu dan menentukan….sel-sel kanker pertumbuhannya susah diprediksi dan sangat otonom pertumbuhannya…….tapi percayalah setiap penyakit pasti ada obatnya….yang penting ibu Felia tetap berusaha……insyaAllah akan ada kesembuhan menyertainya…Amiinnn

      Salam untuk keluarga dirumah

      Salam hangat,

      M.A.S

  6. Terimakasih dokter..saya akan berusaha untuk sembuh.

  7. Dokter, umur saya 35 tahun ibu dari 2 orang anak. ( 9 tahun dan 6 tahun). akhir bln Agustus 2010 yll, saya pikir saya hamil karena hasil test pack positif. tapi setelah periksa USG,dokter bilang bahwa saya hamil anggur (mola hidatidosa) dan harus dikuret. setelah dikuret, 1 minggu kemudian saya diperiksa dan ternyata masih ada sisa mola-nya sedikit. 3 hari kemudian saya kembali dikuret untuk yg kedua kalinya. seminggu setelah kuret ke-2 saya kembali kontrol dan hasil test beta HCG saya sempat turun ke angka 4.000 an dari 52.000 sebelum dikuret ke-1. Sesuai anjuran dokter bahwa saya harus rajin kontrol, maka satu bulan kemudian saya kembali test beta HCG. ternyata hasilnya kembali naik menjadi 42.000 an. Setelah di USG ternyata ada sesuatu yang tumbuh di rahim saya dan saya divonis chorio carsinoma. saya langsung dirujuk ke seorang dokter spesialis yg dianggap plg senior dlm penanganan kanker rahim di daerah Sumatera Bagian Tengah. Dari dokter terasebut,saya disarankan untuk menjalani kemoterapi 3 seri berturut-turut. tiap seri 4 x dlm 4 hari. saya sempat kaget dan merasa takut menjalani kemo. tapi, anjuran dokter tetap saya jalankan karena saya ingin sembuh dan masih ingin bisa hamil lagi. Sewaktu di kemo seri I, Alhamdulillah saya tidak merasa mual, pusing atau rambut rontok.(semoga untuk kemo2 berikutnya jg demikian,Amin). sewaktu kemo,saya diberi obat MTX dan satu lg obat yg saya lupa namanya. obat tsb disuntikkan lewat infus. ada bebepa hal yang ingin saya tanyakan:
    1. Apakah hanya dari hasil USG dan beta HCG saja sudah bisa dipastikan saya menderita chorio carsinoma?
    2. Apakah ada protokol sebelum pemberian obat kemo? karena saya hanya diukur tensi dan periksa darah standar?
    3. Apakah aman mengkonsumsi obat2 herbal selain menjalani kemo? karena saya berikhtiar dg minum kunir putih yg dijus terus disaring. disamping itu saya jg mengkonsumsi obat2 herbal dari sebuah produk obat herbal yg dsertai konsul dokter dan apotekernya. beberapa hari ini pinggang saya sering sakit, apakah karena pengaruh obat atau karena pekerjaan saya di kantor yang mengharuskan saya duduk selama berjam-jam ? (dari jam 8 – 4 sore)
    4. Apakah saya masih bisa untuk hamil kembali? setelah menjalani serangkaian pengobatan kemoterapi?
    Terima kasih sebelumnya atas jawaban dari dokter.saya jg mohon doanya agar saya bisa sembuh kembali. Amin.

    • Dear Ibu Rita Ahtaviani

      Sebelumnya saya turut prihatin atas apa yang dialami oleh ibu…mudah2an diberi ketabahan dan kesembuhan oleh Allah SWT….Amiinnn
      Sebenarnya yang lebih berkompeten untuk menjawab pertanyaan ibu adalah ahli kandungan dan kebidanan sedangkan saya adalah ahli bedah, namun demikian saya akan mencoba menjawab rasa penasaran ibu sesuai dengan pengetahuan yang saya miliki.
      Menanggapi beberapa pertanyaan ibu maka jawaban saya adalah sbb:
      1. USG pada mola hidatidosa ataupun chorio Ca memang memberikan gambaran yang khas dan dapat membantu diagnosis tumor jenis tersebut. Sedangkan pemeriksaan beta HCG juga menunjukkan kenaikan tapi kurang dari 100.000. KEdua hal tersebut bisa sangat membantu dalam mendiagnosis tumor yang sedang ibu alami sekarang. PErlu ibu ingat juga bahwa ibu telah menjalani kuret dan dari hasil kuret tersebut secara makroskopis (kasat mata) akan tampak bentukan villous2 yang sangat banyak (seperti buah anggur). MEmang diagnosis Mola atau Chorio CA itu adalah diagnosis patologi dan harus dilakukan pemeriksaan Mikroskopis oleh seorang ahli PA.

      2. Ada. Biasanya dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan laboratorium. Mengingat ibu diberikan golongan anti folat (MTX) tidak perlu dilakukan pemeriksaan Echocardiogram ataupun klirens kreatinin. karena obat tersebut tidak bersifat cardiotoxic dan nefrotoxic

      3. Obat herbal boleh-boleh saja ibu minum…bila ibu merasa yakin dengan obat tersebut dan ibu mau untuk mengkonsumsinya. Untuk masalah sakit pinggang mungkin disebabkan karena posisi saat bekerja yang stagnan…..sehingga aliran darah terganggung….coba berkonsultasi ke dokter…siapa tahu dibutuhkan foto rontgen pelvis untuk mengetahui kondisi tulang di sekitar pinggang.

      4. Untuk hamil…..insyaAllah kesempatan itu masih ada…..tapi saran saya lebih baik tidak usah hamil lagi…tokh putra sudah 2 dan usia sudah 35 tahun…….tapi percayalah akan kekuasaan Allah SWT…..rajin berdoa dan beristighfar…..jalani semua tahapan pengobatan yang disarankan oleh dokter……Yakinlah bahwa Allah SWT tidak akan memberi cobaan yang melembihi kemampuan hamba-nya untuk menerima cobaan tersebut.

      Semoga bisa menjawab rasa penasaran ibu,

      Salam hangat,

      dr Aleq

      • Terima kasih atas jawaban yang telah dokter berikan. Meskipun dokter bukan ahli kandungan, saya bisa dengan jelas mengerti penjelasan dari dokter, dan rasa penasaran saya bisa terjawab. Karena saya berusaha mencari tahu sebanyak mgkn informasi tentang ini. Semoga Allah SWT. membalas kebaikan dokter dan mengabulkan do’a2 kita. amin. Dokter,apakah obat2 kemo yg diberikan kadang memberikan efek nyeri2 kadang di perut, dada, pinggang dan tempat2 lainnya? apakah obat itu sedang bereaksi atau itu mmg efek dari obat2 kemo? Terima kasih sebelumnya, semoga dokter tidak bosan menjawab pertanyaan2 dari saya.

      • Dear ibu Rita

        Obat kemoterapi bisa memberikan rasa tidak enak di perut, dada, dan pinggang serta tempat2 lainnya. KArena efek ssamping obat kemoterapi sangat banyak tergantung organ mana yang akan dihambat proliferasi/pertumbuhan sel-nya. PErlu diingat obat kemo tidak hanya menghambat pertumbuhan sel-sel yang sakit seperti sel kanker tapi juga sel-sel yang sehat di tubuh pasien sehingga akan menimbulkan berbagai efek samping seperti mual, muntah, sariawan, rambut rontok, muka kehitaman, sel-sel darah turun, nyeri2 tulang dsb.

    • Dear Bu Rita

      Saya Samdana Ginting
      kebetulan istri sayasaat ini juga mengalami yang apa yang ibu alami. saya hanya ingin share dengan ibu bagaimana cara menangani hal tersebut karena hasil uji patologi dari kuret 3 telah dinyatakan mengarah ke chorio carsinoma. hasil dari uji beta hcg kedua turun dari 86.000 ke 2.949 apakh ini merupakan hal yang baik atau kami perlu cara dari ibu bagaimana mengatasi penyakit ibu itu.
      terus terang sampai saat ini istri saya belum melakukan kemoterapi.

      wasalam

      Samdana ginting

      • Assalamu alaikum,saya turut juga berbagi,saya juga penderita mola hidetidosa,umur 33 thn,lalu setelah kuret masih berdarah,bhcg saya tinggi dari 324.000 turun 21.000,lalu naik lagi 128.000 ,karna khawatir pendarahan trs maka saya angkat kandungan,hesteretomi.skrg lagi menjalani kemo yg ke2,hcg sisa 1.500 ,Insya Allah ada jalan kesembuhan utk kita semua Amiin.

  8. dktr, saya mau tanya..
    kenapa untuk pengobatan kanker payudara, regimen yang sering digunakan itu FAC dok?
    trima kasih..

    • Dear Feby

      Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan terhadap kanker payudara bahwa golongan kemoterapi anthracyclin based ternyata lebih memberikan respon (responses rate) terhadap sel-sel keganasan pada kanker payudara sekitar 60-80% dan juga regimen ini lebih steril bila dibandingkan dengan gol bonadona. Asalkan tidak ada kelainan jantung maka regimen ini aman dipakai karena regimen ini bersifat cardiotoxic.

      Mudah2an bisa menjawab

  9. selamat pagi dok…

    saya ingin tanya….saya punya benjolan di payudara saya…sudah cek ke dokter..kata dokter perlu pengecekan lebih lanjut di takutkan kangker payudara..minggu depan saya ada jadwal pengecekan…misalnya saya terkena kangker…kalo bisa jangan karena masih mudaa umur saya baru 25thn…..kalo misalnya terkena..berapa biaya yg harus saya keluarkan kalo misalnyaa di anjurkan kemo terapi…terima kasih…

    • Dear dik husnul

      Mudah2an benjolan itu hanya tumor jinak payudara saja. untuk perlu tidaknya diberikan kemoterapi tergantung stadium dari kanker payudaranya karena tidak semua stadium diberikan kemoterapi dan untuk biaya kemoterapi tergantung dari regimen apa yang dipakai, masing-masing obat berbeda harganya, kalo ditanya kurang lebihnya untuk kemoterapi standar golongan athracyclin based bisa 3-5 juta tiap kemo.

      Semoga bisa menjawab, amiinn.

  10. Selamat siang, dok.

    Saya baru tahu bila obat -obatan untuk kemoterapi ada beberapa jenis. Kami tinggal di kota kecil. Kebetulan Ibu saya mengidap kanker payudara dan sudah diangkat keseluruhan payudara sebelah kiri. Namun dokter yang menanganinya tidak menganjurkan untuk dilakukan kemoterapi. Selang 5 bulan di kelenjar getah bening leher ibu tumbuh lagi benjolan yg sekarang sudah sebesar telur puyuh. Kami berinisiatif membawa beliau check-up ke RS Kanker Darmais. Setelah serangkaian tes, ibu dinyatakan sudah stadium IV yang mana membuat beliau syok berat. Menurut dokter di Darmais sel2 kanker sudah menyebar ke hati dan mesti segera dikemoterapi. Dengan alasan repot dan ketiadaan biaya, kami sepakat untuk melakukan kemoterapi di RS di kota kami saja. Dengan surat rujukan dari dokter Darmais ibu barusan menjalani kemoterapi yang pertama. Kelihatannya ibu tidak mengalami mual seperti yang kami bayangkan sebelumnya bahkan beliau bisa beraktifitas seperti biasa. Juga biaya untuk sekali kemo “hanya” 1 jutaan. Padahal sy sempat mendengar pembicaraan beberapa pasien di RS Darmais yang harus merogoh kocek hingga belasan juta untuk awal kemoterapi. Saya jadi ragu apakah obat yang diberikan sama atau tidak? Mohon dokter bisa memberi penjelasan.

    Terima kasih atas jawabannya.

    • Dear Sdr Ian

      Sebelumnya kami turut prihatin atas apa yang menimpa ibu Sdr….semoga lekas sembuh…amiiinnn

      Mengenai obat kemoterapi memang ada banyak macam…dan disarankan dalam memberikan kemoterapi untuk menggunakan beberapa macam obat dengan cara kerja yang berbeda atau dikenal dgn istilah Multiple Drug Treatment (MDT). Untuk kasus kanker payudara stadium III dan IV (Locally Advanced dan Advanced) ada beberapa regimen standar yang sudah menjadi standar terapi yaitu golongan Antracycline base seperti AC/EC (Adriamycin/Epirubicin-Cyclofosfamid), FAC/FEC (Fluorouracyl), CMF (Cyclo-Metotrexate-Fluoro) atau regimen advanced seperti Paclitaxel dll. Kalau masalah harga tergantung dari harga obat dimasing-masing daerah.

      Semoga bisa menjawab

  11. dokter saya mau tanya, saat di rumah sakit saudara saya didiagnosis IDCM sin gr.II-III itu artinya apa? Beliau juga menderita Diabetes melitus, apakah akan ada pengaruhnya diagnosis itu terhadap diabetesnya?apa saja yang harus diperhatikan selama pengobatannya, terimakasih banyak dokter.

    • Dear Galya

      IDCM Sin grage II-III artinya Invasive Ductal Carcinima Mamma Sinistra yaitu kanker payudara sebelah kiri sedangkan gr II-III adalah gradasi histopatologi hasil pemeriksaan mikroskopis yang menunjukkan bahwa derajat keganasan sel-sel payudaranya adalah antara moderately dan poorly (sedang-berat).
      Untuk penyakit diabetes sendiri akan memperberat risiko infeksi pada kanker payudaranya terlebih apabila sudah ada luka di kulit payudara.

      Saran saya segera tentukan stadium kankernya (tentunya oleh dokter) dan ditentukan modalitas terapi yang sesuai dan juga harus dikendalikan kadar gula darah tubuh.

      Semoga bisa menjawab dan terima kasih atas kunjungannya.

  12. dokter
    Bapak saya juni lalu tervonis kanker colom stadium tiga. Sekarang sudah melakukan pengobatan kemoterapi di RS DR Kariadi Semarang, sudah tiga kali proses kemoterapi.
    Namun pada proses kemoterapi ke-3 ditawari oleh dokter untuk mengunakan alat kesehatan chest-port yaitu semacam lubang di bawah kulit di dada. Infonya cairan tersebut langsung bisa menembus pembuluh vena ke jantung.

    Yang ingin saya tanyakan, sudah umumkah pengobatan tersebut? karena beberapa info yang saya terima, jenis pengobatan tersebut sudah banyak digunakan di Singapura.

    Kedua, bagaimana dengan sistem ASKES. Karena sebelum pemasangan alat tersebut ASKES menyatakan men’cover’ pengobatan. Namun stelah pemasangan tiba2 menolak dengan alasan pemasangan bukan dilakukan oleh ahli yang tepat.

    Info yang saya terima dari ASKes, pemasangan alat tersebut harus dilakukan oleh ahli bedah radiovaskuler. Namun, info dari kalangan dokter2, di semarang hanya dr …… (dr radiologi) yang ahli memasang alat chest-port tersebut.

    Mungkin dokter bisa memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai alat chest-port dan kesulitan pembayaran askes.

    Terima kasih

    • Dear mbak puteri

      Mohon maaf baru bisa jawab minggu ini…baru buka lagi blog setelah ada waktu luang pasca lebaran.

      Jawaban saya atas pertanyaan mbak kurang lebih sbb:

      1. Chest-port atau port-chart, dalam kedokteran adalah alat medis kecil yang dipasang di bawah kulit dan ada sebuah kateter yang menghubungkan port ke vena. Port ini mempunyai silikon untuk tempat insersi/injeksi jarum suntik dimana obat-obatan dapat disuntikkan dan sampel darah dapat ditarik berkali-kali. Kegunaan Port ini terutama untuk mengobati penyakit hematologi dan onkologi (kanker) pasien. Port ini biasanya dimasukkan di dada bagian atas, tepat di bawah tulang selangka (klavikula).
      Untuk pengobatan kanker stadium lanjut yang membutuhkan kemoterapi berkali-kali biasanya 6 siklus, port-chart ini bisa membantu untuk mengurangi tingkat kerusakan kulit, pembuluh darah dan jaringan lunak disekitarnya akibat tusukan jarum infus berkali-kali, disamping efek samping obat kemoterapi yang cukup hebat bagi pembuluh darah.
      Namun sebetulnya ada pilihan lain untuk kemoterapi seperti xeloda yang dapat diminum seperti obat-obat kebanyakan (tidak melalui infus)

      2. Untuk siapa yang berwenang memasang port-chart….menurut saya bisa ahli bedah, ahli penyakit dalam yang berkompeten, atau ahli radiologi.

      3. Untuk masalah ASKES….sebaiknya dibicarakan oleh pihak ASKES kembali, karena sebetulnya bukan masalah siapa yang memasang apakah ahli atau tidak tapi kompetensi yang dimiliki oleh operator yang memasang alat tersebut.

      Mudah2an bisa menjawab

  13. dokter,selamat malam,..
    dok,ibu saya berumur 49thn 9bln dan minggu lalu divonis oleh dokter ahli gynecology menderita kanker,..saya kurang tau kanker apa ?karena waktu itu ayah ibu dan adik saya yang ke dokter…awalnya saya pikir itu maag,..karena perut ibu saya membesar hanya dalam kurun waktu 5 hari,…apakah kanker menyebar secepat itu?(diagnosa menunjukan berisi cairan) perut ibu saya seperti hamil 8bln,…Dokter memberikan resep untuk kemoterapi,…dan hanya 3 kali kemoterapi setiap 2 minggu sekali..apakah setelah 2 minggu pertama saya harus ke dokter lagi?karena waktu periksa tidak ada saran dokter untuk kontrol lagi…apakah kanker yang diderita ibu saya mash bisa disembuhkan?(mengacu dri saran dokter hanya 3 kali kemoterapi)Apakah kanker ibu saya mash stadium awal?atau dini?
    Kemudian untuk kemoterapi apakah harus dirawat inap selama 2 minggu atau hanya dari pagi sampai sore kemudian boleh plng(saat menjalani proses kemoterapi)?
    karena harga obat kemoterapi yang diberikan dokter sebesar 12jta…(mohon maaf)….
    Terima kasih atas waktunya dokter,…mohon balasannya….
    pudji p

    • Dear Mas Pujipriyono

      Kalau melihat sekilas cerita yang mas sampaikan kemungkinan tumor tersebut adalah kista, dan kalau dokter menetapkan kemoterapi berarti itu jenis tumor ganas dan yang pasti sudah stadium lanjut, karena kalau masih stadium awal maka tindakan pembedahan/pembuangan tumor lebih dipilih sebagai terapi utama.
      Mengenai apakah bisa sembuh??…….harapan itu selalu ada….asalkan ikuti saran dokter dan jangan lupa selalu berdoa…insyaAllah ada jalan.
      Untuk jenis kemoterapi, berapa siklus terapi, dan berapa lama opname tiap pemberian kemeoterapi?….itu semua tergantung dari regimen yang dipilih oleh dokter kandungannya mas.

      Memang pengobatan kanker itu mahal dan efek samping yang ditimbulkannya tidak sedikit…….tapi asalkan tetap optimis dan berdoa serta berusaha…..mudah2an ibunya mas bisa sembuh kembali…Amiinnnn

  14. met malem dokter,…sebelumnya terimakasih utk jawabannya….hari selasa nanti kemoterapi I dokter,saya mash bisa konsultasi atau bertanya dok?mungkin sesudah kemoterapi pertama,……terimakasih sekali untuk waktu dan utk doanya,..Amien yA Rabb…

    • baik mas puji…kalau ada masalah lagi…silahkan konsultasi lagi….insyaAllah kalau saya bisa jawab akan saya bantu.

      terima kasih atas kunjungannya

      Salam

  15. Selamat Siang Dokter….
    Saya ingin sekilas bercerita,untuk kemoterapi I ,tgl 14 September lalu,…Alhamdulillah regimen obat yang diberikan dokter semuanya melalui infus,…paxus 100 mg/2pck,paxus 30mg/2pck,carboplatin,dan kytril (seharusnya paloxy,..tetapi diganti ).Selang waktu pemberian infus,sekitar 4-5 jam,dan sesudahnya boleh plng,..
    Dokter,sesudah kemoterapi efek samping yg dirasakan ibu saya,…7hari pertama mual dan muntah,..bru 2 hari ini bisa masuk mkanan,tetapi sesudah itu 2hri ini justru jadi diare,..tetapi tidak terlalu sering hanya 3 atau 4 kali sehari..Apakah itu normal (efek samping obat)?Tadi mlm saya check up untuk pemberian resep kemoterapi ke II dan saya liat kemungkinan obatnya sama.Dokter, jika ibu saya minum rebusan daun sirsak apakah tidak apa2?(kondisi mash kemoterapi).,saya bnyk membaca tentang pengobatan herbal terhadap kanker…bisa atau tidak ya?
    Hasil chek up, dokter menggambar seperti rahim pada catatannya,..dan berisi bentuk gumpalan…Saya perhatikan dari hasil gambar yang lalu,..gumpalan itu menghilang 2 titik…
    Saya mash blm terlalu mengerti,tentang hal itu…
    Terima kasih atas waktunya dokter,…mohon balasannya….
    pudji p

  16. selamat malam dokter,
    saya pasien penderita invasif ductal carcinoma mamae Gr.II
    apakah akibat bila saya telat minum temoxifen,satu atau dua hari?
    .dan apa efek samping obat tersebut?

    • Terapi tamoxifen adalah salah satu modalitas terapi kanker payudara yang bekerja di tingkat hormonal sebagai anti estrogen (antagonis reseptor estrogen) yang merupakan promotor utama dalam menciptakan kanker payudara.
      Tujuan pemberian obat ini adalah menghentikan rangsangan hormon estrogen endogen tubuh dalam merangsang pertumbuhan kanker.
      Bila ibu terlambat meminum obat tsb berarti memberi kesempatan kepada hormon estrogen untuk bekerja merangsang pertumbuhan kanker.
      Efek samping yang menguntungkan dari tamoxifen adalah bahwa mencegah keropos tulang dengan bertindak sebagai agonis reseptor estrogen (misalnya, meniru efek estrogen) dalam jenis sel. efek samping yang merugikan seperti penurunan libido, penurunan memori dll relatif ringan.

  17. apakah saya dapat sembuh dok?

    • Selalu berdoa…..setiap penyakit…pasti Allah SWT akan menurunkan juga obatnya….yang penting kemauan untuk sembuh selalu ada, jangan stress, mintalah kesembuhan kepada Allah SWT lewat sholat Tahajjud….mudah2an badai segera berlalu. amiinnn

  18. Yth,Dokter..
    Ayah saya saat ini baru dioperasi 3 mggu yg lalu oleh dr.sp.BS di kepala.. yg dioperasi berada di luar lapisan duramter terdapat tumor/kanker yg menggerus tengkorak kepala shg hancur…menurut dokter apa efektif bl dilakukan kemo ato mana bagusnya dg radioterapi (apa benar katanya kemo ky pisau bermata dua)..krn letaknya di kepala dan menyerang tulang..ini sdh operasi yg kedua kalinya stlh 8 bulan (6 bulan kembali normal seperti biasa aktifitas beliau) kmudian sakit kembali krn tumbuh lg..menurut hasil PA dinayatakan Blastoma multipome *grade IV) tp oleh dr.Sp.BS diminta utk mencek kembali ke PA surabaya…mohon pentunjuk..apa kemo dan radio jg ditanggung askes? trims

    • Yth Sdr Eddy

      Sebelumnya saya turut prihatin atas apa yang menimpa Ayahanda Sdr.

      1. Mengenai KEmoterapi atau Radioterapi….sebenarnya mana yang dipilih tergantung jenis kanker dan stadium…. apakah kanker termasuk kemosensitif atau radiosensisitif, sedangkan stadium….apakah pasien sudah stadium IV artinya sudah metastasis/menyebar ke bagian tubuh lainnya…kalau sudah menyebar maka kemoterapi lebih dipilih daripada radioterapi…..Sdr bisa tanyakan lebih detail kepada dokter SpBS yang mengoperasi ayahanda Sdr.

      2. Tentang apakah ditanggung ASKES atau tidak 2 macam modalitas terapi tersebut (Kemoterapi/radioterapi)…..setahu saya ya ditanggung, tapi lebih baik tanyakan langsung ke ASKES center di RS tentang kejelasan perihal tsb.

      Semoga bisa menjawab pertanyaan Sdr, dan semoga Ayahanda cepat sembuh, Ammiiiinnnn

  19. aswin, mahasiswa kedokteran

    selamat malam dokter, mau menanyakan tentang beda adjuvant sama neoadjuvant terapi itu spt apa?

    terimakasih atas informasinya, :)

    • MAs Aswin

      Terapi Adjuvant adalah terapi (biasanya pada kemoterapi kanker) yang diberikan setelah tindakan operasi dengan tujuan untuk membunuh sisa2 sel kanker, atau apabila lapangan operasi terkontaminasi oleh sel-sel kanker sehingga diharapkan dapat meningkatkan survival rate

      Terapi Neoadjuvant adalah terapi (kemoterapi) yang diberikan sebelum operasi dengan tujuan untuk mengecilkan massa tumor, mengurangi vaskularisasi disekitar tumor sehingga diharapkan dapat mempermudah pengangkatan massa tumor dan tujuan akhirnya adalah mengurangi risiko residif lokal

      Nahh…mudah2an bisa menjawab rasa penasaran adik

      Terima kasih atas kunjungannya

      • aduh maaf dokter, saya mahasiswi, :)
        terimakasih atas jawabannya,,,boleh tanya lagi g dok? indikasi pemberian terapi neoadjuvant ato yang adjuvant itu apa saja dok?

      • oh ya sori dik ya…..he he

        untuk indikasi terapi neo atau adjuvant tergantung pada stadium kanker saat diterapi

  20. ass. dokter, ibu sy kena kanker payudara. posisi sy di jakarta sementara ibu sy di surabaya sehingga sy kurang mendapat informasi langsung dr dokter ibu sy tentang kankernya. sy awam sekali ttg kanker,ibu sy telah diangkat payudaranya pada bulan november 2011 di rs. dr. soetomo sby karena kanker payudara. menurut dokter stadiumnya antara 2b dan 3A. setelah itu bulan ini disarankan untuk kemoterapi tp ibu sy belum mau. yang ingin sy tanyakan, apakah setelah operasi itu otomatis harus kemo? apa tidak ada mekanisme yang memastikan diharuskannya kemo? maksud sy apa tdk perlu tes darah/lab sehingga kita bisa tau masih perlu kemo/tdk? kedua, apa kemo itu paketnya harus habis seperti minum obat antibiotik yang harus dihabiskan paketannya, atau sehabis kemo ada pengecekan tes/lab masih perlu/tidaknya kemo selanjutnya? untuk info, ibu sy mengkonsumsi air rebusan daun sirsak yang sy baca berkhasiat sebagai pengganti kemo, maksud sy, sy ingin tau keefektifan daun sirsak ini ibu sy harus tes apa? jika hasil tes bagus maksud sy ibu sy tidak perlu kemo, tp jika tetep ada keganasan, sy akan bujuk ibu sy untuk mau kemo. selanjutnya sy ingin menanyakan resiko keturunan penderita kanker, apa yang harus sy lakukan untuk menghindarinya. terima kasih sebelumnya dok

    • Wass.

      Saya akan coba jawab pertanyaan mbak yang bertubi-tubi….he he:

      1. Kemoterapi atau radioterapi adalah terapi adjuvant yang diberikan pada kanker. PErlu tidaknya tergantung stadium, misalnya apabila sudah Locally advanced breast Cancer minimal stadium 2B keatas maka diperlukan terapi adjuvant. Jadi tidak perlu tes darah/lab lainnya.
      2. Kemoterapi biasanya diberikan dalam 6 siklus yang diberikan tiap bulan dan harus selesai semua siklus yang diberikan, karena sel kanker tidak bisa mati semuanya hanya dalam 1 atau 3 kali pemberian.
      3. Kalo menurut saya lebih baik ikuti anjuran dokter untuk menjalani kemoterapi supaya penanganan kanker pada ibu Saudari bisa tuntas

      Semoga bisa menjawab pertanyaan Saudari, dan terima kasih atas kunjungannya

  21. Selamat siang dokter,…
    Saya ingin bertanya dokter,..Alhamdulillah ibu saya sudah sehat,…setelah menjalani kemoterapi dan operasi pengangkatan rahim 3 bln lalu,…
    Dokter,bagaimanakah cara mendeteksi ada tidaknya sel kanker pada pasien ?
    apakah mendeteksi kesembuhan pasien dari kanker bisa dilakukan dengan cek darah?
    terimakasih
    Puji Priyono

    • maaf dokter ada yg terlewatkan..2pertanyaan..
      Apakah ada cek darah untuk mendeteksi masih ada atau tidaknya sel kanker?
      Bagaimana cara mendeteksi ada tidaknya sel kanker yang mash berjalan?
      Terimakasih

      • untuk follow up terhadap sel-sel kanker pasca pemberian modalitas terapi dapat dilakukan dengan pengecekan tumor marker, untuk jenis tumor markernya apa tergantung dari jenis tumor yang di derita oleh ibu saudara. Anda bisa menanyakannya ke dokter yang merawat. Pengecekan tumor marker ada yang dikerjakan tiap 6 bulan sekali sampai 1 tahun sekali. Apabila ada kenaikan titer kemungkinan ada pertumbuhan baru tumor.
        Semoga bisa menjawab

  22. Selamat Pagi Dokter,..
    Terimakasih sekali dengan jawaban dari dokter, dan mohon maaf atas pertanyaan saya sebelum ini yg mungkin kurang berkenan,.Sekali lagi terimakasih atas penjelasannya dokter,..:)

  23. Saya ibu dari Tamma irawan (laki2, 10thn), anak saya memliki benjolan yg menempel dibelakang bola matanya….jika hasil CTscan ukuran massa tumor itu 2,5cm x 1,8cm x1,6cm. Tanggal 5 maret 2012 kemaren, anak saya melakukan biopsi dan hasil biopsi mengatakan bahwa anak saya menderita “adenoid cystic carsinoma” yang ingin saya tanyakan adalah:
    1. Apakah benar jika jenis tersebut tidak mempan utk di kemoterapi? JIka ya……Pengobatan apakah yg terbaik utk jenis kanker dan letak kanker yg menempel dibola mata tersebut.
    2. Apakah bola mata harus diangkat?
    3. Apakah efek samping dari kemoterapi n radioterapi pada anak2?
    4. Apakah penderita kanker harus memilih makanan yg dikonsumsi? mengingat si penderita adalah anak2 yg masih dlm pertumbuhan.
    Terimakasih sebelumnya…

    • Dear Ibunya Tamma Irawan, sebelumnya saya turut prihatin atas kejadian yang menimpa putra ibu, semoga putranya lekas sembuh dan diberi jalan keluar terbaik.

      JAwaban saya adalah sbb:
      1. Tumor tersebut memang jenis tumor yang terletak antara kemoresponsiv dan kemoresisten sehingga respon terhadap kemoterapi memang sangat rendah, malah efek samping kemoterapi yang akan tampak pada pasien. Untuk kanker yang letaknya didekat organ penting memang bersifat un-operable (artinya bukan operasi tindakan utamanya) namun perlu dipertimbangkan pengangkatan tumor beserta organ penting didekatnya apabila terapi radiasi atau kemoterapi ternyata juga tidak banyak membantu.
      2. Efek samping bisa bermacam2 mulai rambut rontok, kulit kehitaman, mual-muntah, diare, gangguan pertumbuhan dll
      3. Prinsipnya tidak ada pantangan makanan, mengingat biasanya penderita kanker cenderung susah makan akibat tidak ada napsu makan, sebaiknya makanan jangan dibatasi, justru harus diberikan makanan yang dia suka supaya napsu makannya meningkat dan tidak terjadi penurunan BB yang drastis.

      Semoga bisa menjawab pertanyaan ibu….

  24. pagi dok,,,
    saya ingin bertanya dok, apakah dalam menjalani kemo itu ada kemungkinan gagal yang menyebabkan kematian?

    • pagi juga mbak….untuk berhasil tidaknya kemoterapi ditentukan oleh banyak faktor, seperti:
      1. Jenis kanker, apakah kemosensitif, responsif, atau resisten
      2. PEmeilihan jenis / regimen kemoterapi
      3. Daya tahan tubuh pasien terhadap obat kemoterapi ataupun akibat metastasis kanker selama kemoterapi

      JAdi kematian bukan disebabkan karena kemoterapi tapi akibat metastasis kanker itu sendiri, karena pemberian kemoterapi biasanya dilakukan pada kanker stadium lanjut atau sudah menyebar.

      • terimakasih dok atas informasinya…..

  25. Dokter yang terhormat.,
    Putri saya pd bln desember prnh menjalani operasi pembedahan benjolan di daerah bokong. Hasil PA menyatakan benjolan tsb adalah Primitive Neuroectodermal Tumor (PNET). Sktr awal bln maret kmrn, muncul benjolan lg di daerah selangkangan. Berdasarkan hasil MRI, didiagnosa sama seperti tumor sebelumnya dan menyarankan agar dilakukan kemoterapi. Yang ingin saya tanyakan, kira-kira berapa kisaran biaya kemoterapi tsb dok?
    Sebagai informasi, putri sy saat ini berusia 1th 7bln.
    Atas perhatian dan waktunya, saya sampaikan terima kasih.

    Salam kenal
    Heri

    • Yth Bpk Heri

      Untuk biaya kemoterapi sebetulnya tergantung dari regimen/jenis obat yang dipakai dan dilakukan berapa seri kemoterapi-nya? Bapak sebaiknya bertanya langsung kepada dokter yang merawat putri Bapak.
      Semoga Bapak diberi ketabahan dan Putrinya diberi kesembuhan…amiinnnn

  26. Ass, dok………
    Sy seorang ibu (47th) telah dilakukan mastektomi mamae pada 17/4/2012. Hasil PA : Karsioma dukatif invatif dengan ‘medullary feature’ grade histogik 3. Pada daerah puting 15 mm dari kulit ditemukan tumor. KGB level 1 terdiri atas 9 kelenjar getahbening, 1 diantaranya ditemukan anak sebar. KGB level II terdiri atas 7 kelenjar getah bening, 2 diantaranya ditemukan anak sebar. Topografi C50.9 , Morfologi M8500/3. Hasil IHK belum keluar. yang ingin sy tanyakan :
    1. Apa yg perlu sy persiapkan (lahir & bathin) dalam rangka menghadapi kemoterapi (krn katanya pasien kemo harus diberikan konseling terlebih dahulu). Sy berobat d RSCM
    2. dokter mengatakan sy akan di kemo setiap 3 minggu sekali selama 6 kali.
    3. Apakah selama dlm masa kemo 6 X tsb boleh melakukan perjalanan dengan pesawat. dan apakah aktifitas perlu dibatasi.
    4. hingga saat ini luka sy yg hitamnya mulai mengelupas salep yg diberikan dr. kemicetine oint 2%
    5. hingga kini dada dan tangan sebelah kiri saya masih tegang, walaupun sdh bisa di gerakkan hingga 125 derajat, dengan kondisi seperti ini apakah dapt memperbutuk keadaan saya jk nanti melakukan kemo (krn skrg sj saya metasa belum nyaman dengan dada dan sendi peluru saya sebelah kiri.
    Mungkin itu dahulu yang bisa saya sampaikan, atas jawaban dokter saya ucapkan terimakasih

    • Wass…..
      Sebelumnya saya turut prihatin atas apa yang menimpa ibu, saya akan coba jawab satu persatu dengan singkat:
      1. PErsiapan lahir-nya adalah biaya harus disiapkan serta fisik, sedangkan bathin selalu berdoa dan kuatkan mental, jangan stress/merenungi nasib terus-menerus karena akan malah memperburuk kondisi fisik ibu.
      2. Ibu boleh kemana saja pada interval kemoterapi, asalkan kondisi tubuh fit, baik, dan efek samping kemoterapi tidak berlebihan.
      3. PAsca operasi mastektomi…memang ibu akan merasakan tidak nyaman pada dada dan sendi bahu….insyaAllah nanti makin lama sudah terbiasa

      Mudah-mudahan ibu kuat menghadapi serangkaian terapi tersebut…amiinn

      • Terima Kasih dok. Keterangan yang saya dapatkan hingga kini selalu berat dan penuh resiko jika kita menjalani kemoterapi. Terkadang dalam berdoa sy memohon di berikan kekuatan. Saya berusaha mencoba menepis semua itu spy lahir & bathin sy menunjang.
        Jawaban dokter yg no 3. ….. insya Allah makin lama sdh terbiasa…. Sy menangkap dng kondisi seperti ini sy akan beradaptasi dengan sendirinya dng kata lain tidak akan kembali seperti sedia kala. Karena di ketiak belakang yg nyambung k punggung rasanya masih “kebas”. dada kiri pun tidak selentur dada kanan.
        1. Apakah ini akan berlangsung seterusnya?.

        Data hasil IHK :
        Reseptor estrogen Positif (30 %, sedang)
        Reseptor Progesteron Positif (50%, Kuat)
        c-erb-B2 Positif (30%,Kuat, setara 3+ pada skor Herceptest)
        Ki + 67 Positif(60% , kuat)
        Topo Isomerase 2 Alfa Positif (30%, lemah)

        2. Dari hasil PA dan IHK, separah apakah sakit yg saya derita ? saya harus tetap semangat

        3. Stadium berapa kondisi tersebut ? Sy berusaha jujur dengan diri saya sendiri apapun keadaannya. semangat

        wass

      • Wassalamu’alaikum wr wb.

        Mohon maaf sebelumnya apabila ada kata-kata dalam jawaban saya yang membuat ibu gundah, jawaban saya begini:
        1. kondisi ibu sebelum operasi dengan setelah operasi jelas beda, karena ada beberapa organ dinding dada ibu yang telah dibuah dan juga jaringan fibrotik pasca operasi besar sedkit banyak akan mengganggu….tapi yang penting dari itu semua adalah bahwa tumor primer ibu sudah dibuang…itu jauh lebih penting sedangkan masalah kekakuan dapat dilakukan fisioterapi.

        2. memang kalau dilihat dari hasil IHK….agak berat….sabar ya…selalu berdoa….semua kekuatan hanya milik Allah SWT

        3. stadium kanker payudara ditentukan berdasarkan pemeriksaan klinis bukan IHK ibu…..ibu bisa langsung tanyakan ke dokter yang merawat ibu ya

  27. Alhamdulillah, ketemu blog ini yg memuat artikel kemoterapi. Anak saya prmpuan , 36 thn, sejak 5 thn lalu berobat trus menerus dibawah pengawasan dokter spesialis di jkt. Anak saya menderita peny. Lupus. Dua hari lalu dr yg merawatnya memberitahu dia hrs menjalani kemoterapi 6 x selama 6 bln. Pertanyaan sy, apkh peny. Lupus hrs di kemoterapi dan hrs 6 x ? Seandainya tdk bisa 6 x krn ketrbatasan dana ( 1x kemo 5jt ), trus gimana dokter? Mksh aris zahab di bgrt

    • Ass Wr Wb.

      Yth Bapak Aris Zahab, terima kasih sebelumnya telah mengunjungi blog saya, saya turut prihatin atas apa yang menimpa putri Bapak, semoga cepat sembuh dan keluarga selalu tabah dalam memberikan support kepada putri Bapak…amiinnn.

      Penyakit lupus memiliki banyak variasi tampilan gejala yang mungkin munculnya berbeda-beda antar masing-masing pasien. Gejala yang umum terjadi adalah demam, berat badan turun, rambut rontok, nyeri sendi, kelainan kulit (ruam di wajah, sensitif terhadap sinar matahari), sampai masalah pada ginjal, jantung, saluran cerna, dan sistem syaraf. Hal ini terjadi karena antibodi yang ada pada orang dengan lupus, tidak hanya dapat menyerang organ tubuh tertentu saja.

      Oleh karena itu, obat yang diberikan bisa sama, bisa pula diberikan tambahan obat yang berbeda, sesuai dengan gejala yang muncul. Prednison, yang merupakan obat golongan kortikosteroid, adalah obat yang cukup sering digunakan. Dosisnya tentu disesuaikan oleh dokter, tergantung dari gejala yang timbul dan respons dari pasien. Namun terkadang dibutuhkan obat-obat lain seperti obat antimalaria dan obat sitotoksik yang juga digunakan sebagai obat kemoterapi pada pasien kanker.

      Yang digunakan sebagai dasar pemberian obat pada lupus adalah jika obat tersebut efektif untuk menekan sistem imun (kekebalan tubuh). Saya kira Bapak Aris Zahab sudah mengetahui bahwa penyakit lupus disebabkan karena adanya antibodi (zat kekebalan tubuh) yang bekerja berlebihan sehingga menyerang organ-organ tubuh yang sehat. Untuk itu, diperlukan obat yang dapat menekan sistem kekebalan tubuh tersebut agar tidak berlebihan bekerja. Obat sitotoksik pada penderita lupus berperan sebagai imunosupresan, artinya berperan untuk menekan sistem imun pada tubuh.

      Obat imunosupresan biasanya diberikan untuk mengatasi gejala yang berat, di mana dibutuhkan pemberian obat golongan kortikosteroid (prednison) dosis tinggi. Padahal, dosis prednison yang terlalu tinggi dapat menimbulkan efek samping yang berat, yang mungkin bisa lebih berbahaya dibandingkan penyakitnya. Oleh karena itu, diberikan obat imunosupresan dalam jangka waktu tertentu (biasanya paling lama enam bulan) untuk mengganti atau diberikan bersama-sama dengan prednison sehingga dosisnya tidak usah terlalu tinggi.

      Jadi, obat imunosupresan dalam pengobatan lupus berguna untuk mengontrol aktivitas penyakit pada organ-organ vital seperti ginjal, otak, jantung, dan paru, serta dapat mengurangi atau meniadakan kebutuhan akan obat kortikosteroid. Dokter tentu akan memberikan obat imunosupresan, juga obat-obat lain, dengan hati-hati, setelah mempertimbangkan manfaat dan risikonya. Jika penyakit telah terkontrol, dapat saja pemberian obat-obatan dihentikan dan yang perlu dilakukan adalah menjaga asupan nutrisi dan pola hidup.

      Seandainya tidak bisa 6x sebaiknya dikomunikasikan dengan dokter yang merawat…terutama jika berhubungan dengan masalah biaya, supaya dicarikan alternatif lainnya yang terbaik untuk putri Bapak.

      Mudah2an Bapak dan keluarga cepat mendapatkan solusi yang terbaik…aminnn

  28. dokter, saya ingin bertanya, ayah saya menderita kanker kelenjar getah bening stad. awal.
    satu tahun setengah sebelumnya mengalami hal yg sama. sempat hilang dan sehat kembali tapi skrg kambuh lagi bahkan di kanan dan kiri leher.
    ayah saya trauma pada kemo karena efeknya yg berat. sebetulnya ada tidak cara penyembuhan selain dari kemoterapi?
    mohon balasannya..karena saya sekeluarga khawatir, jika ditunda lama akan memperparah… terimakasih dok..

    • Yth Mbak Puspitasari

      Sebelumnya saya turut prihatin atas apa yang menimpa ayahanda Mbak.
      Kalo Ayah-nya Mbak sudah trauma dengan kemoterapi dengan segala efek samping…mbak bisa coba herbal….coba masuk di http://www.bedahunmuh.wordpress.com di halaman HOME disitu ada produk herbal sebagai pengganti kemoterapi…silahkan mencoba

  29. yth dokter di tempat
    selamat siang dokter.. ada saudara kita menderita tomor tosil, dan sudah diopsi.. dan hasilnya adalah cell carcinoma dan sudah ganas kata pihak dokter disini, dan kita dianjurkan untuk berobat di jakarta.. karena kita di daerah dan rumah sakit kita disini tidak mempunyai alat untuk pengobatan tersebut, tetapi karena biaya yang kami miliki tidak lah banyak sehingga kita khawatir tidak mencukupi.. oleah karena intu kita memohon bantuan dokter untuk menginformasikan kiraran berapa biaya yang dibutuhkan untuk pengobatan tersebut.. karena untuk kami perhitungkan kira2 biaya yang kami miliki mencukupi atau tidak.. mohon dokter bisa membantu, trims

    • Yth Bapak Riyanto

      Sebelumnya saya turut prihatin atas apa yang menimpa keluarga bapak.
      1. Hasil biopsi awal yang menyatakan bahwa benjolan di tonsil keluarga Bpk adalah “cell carcinoma” memang menunjukkan bahwa benjolan tsb adalah keganasan, namun apabila Bpk ragu dan butuh kepastian, Bpk bisa melakukan second opinion baik dengan menggunakan sediaan yang sama atau dilakukan biopsi ulang supaya lebih yakin ttg diagnosis yang telah ditegakkan.
      2. Kalaupun toh hasil akhirnya tetap suatu karsinoma, maka tahap berikutnya dilakukan staging atau penentuan stadium, ini akan menentukan tindakan apa yang akan dipilih.
      3. Untuk kasus ini adalah kompetensi dokter spesialis THT-KL, silahkan Bpk berkonsultasi dengan mereka baik yang ada di daerah Bpk atau di Jakarta misalnya di RS Darmais. biasanya kalau masih stadium awal maka tindakan pembedahan lebih dipilih, namun bila sudah stadium lanjut maka tindakan paliatif seperti kemoterapi ataupun radiasi dan itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit (mohon maaf untuk biaya pasti saya tidak bisa mengetahui dengan pasti)
      4. Bapak bisa juga mencoba menggunakan obat alternatif dalam 2-3 bulan, apabila memang terbentur masalah biaya (silahkan milahat di website http://www.bedahunmuh.wordpress.com pada halaman HOME)

      Semoga bisa menjawab pertanyaan Bpk

  30. Selamat Pagi dokter,..Mohon maaf lahir batin sebelumnya,..Minal aidzin Wal Faidzin,..Dokter terimakasih atas,saran,bantuan dan doanya 1 thn kebelakang,,.Alhamdulillah Ya Rabb,..ibu saya sudah sehat kembali,..Terimakasih Dokter,..
    Salam Hangat,.
    Pudji P

  31. Assalamualikum Dok,,! Ibu sy kena Kangker Payudara Stadium IV, Dan sudak Kemo 5 KALI,,, Trs Alhamdulillah da berjalan Lancar, Tapi,,,! Kemo yg ke 5 ni,, Kok Efeknya masi terjadi aja, seperti Muntah2 dan Rasa makan G Enak,, MungkiN Dokter Bisa Beri Solusi apa kiranya Obat2tan dan Jalan Keluarnya,,,?

    • Waalaikum salam Wr wb

      Kalau ndak salah kemo akan selesai dalam 6 siklus ya?
      Untuk efek samping kemoterapi berupa mual dan muntah bisa dibantu dengan obat2an anti muntah bisa juga dikombinasi dengan golongan antasida, Sdr bisa berkonsultasi dengan dokter yang melakukan kemoterapi, untuk rasa tidak enak makan sebenarnya itu mrpk gabungan efek samping mual dan muntah, Sdr bisa mencoba diberitakan vitamin2 tambahan terutama yang kandungan vit B complexnya tinggi dan juga sediakan makan-makanan yang ibu Sdr suka (favorit), tdk perlu dipaksa cukup sedikit2 tapi sering, bisa ditambahkan madu asli, insyaAllah Ibu Sdr akan siap menjalani kemo ke-6

      semoga Sdr dan ibu tabah menjalani cobaan ini dan tetap semangat dalam berobat

  32. Yth dokter,
    Selamat malam dok,sy dinyatakan ca mammae t2n1m0, sudah mastektomi,dari hasil patologi karsinoma mammae duktal invasif-grade II, kesimpulan:
    sediaan dr dasar sayatan menunjukkan benas lesi,tdk terdapat DCIS,terdapat anak sebar ke-7buah kelenjar getah bening dr 8 buah kelenjar getah bening axila dextra
    Maksud dari 7 anak sebar apa ya dok,
    Imuno histokimia:
    Estrogen reseptor: negatif
    Progesteron reseptor : negatif
    Cerb b2: negatif
    Ki 67: positif)10persen sel tumor
    Sy harus kemo 6 x, untuk triple negatif di beri obat 2 pilihan,yg pertama :docetaxol 90 dan carboplatin 450 ,ke 2:doxombicin800,cyclophosphamide 800,yg 1 lg kurang jelas 800,obat mana yg lebih cocok untuk sy yg triple negatif,kt dokter klu triple negatif tdk ada reseptor untuk tampung,berarti sy kemo bs tidak berhasil dong dokter,
    trim’s banyak sebelumnya,salam

    • Yth ibu Liani

      Sebelumnya sy turut prihatin atas apa yang menimpa ibu….begini jawaban sy:
      1. Anak sebar adalah sel-sel kanker yang menyebar ke organ lain…dalam hal ini sel-sel kanker sudah menyebar ke kelenjar getah bening di ketiak.
      2. Untuk triple negatif memang prognosisnya lebih jelek, namun jangan berkecil hati…ikuti petunjuk dokter untuk kemoterapi…pilihan pertama memang lebih baik namun obat mungkin lebih mahal dengan segala efek sampingnya, pilihan kedua adalah kemoterapi standar untuk kanker payudara dengan efek samping yang tidak jauh beda namun harga lebih murah…..silahkan ibu pertimbangkan baik-baik….boleh dicoba juga dengan pemberian produk ACE MAX’s berupa extrak kaya antioksidan bila ibu belum bersedia untuk kemoterapi.

      Mudah2an jawaban sy bisa memuaskan rasa penasaran ibu, terima kasih

  33. Yth dokter,
    Sore dok, selama hampir 1 bulan sesudah operasi,sy minum tablet manggis,godokan daun sirsak sj dan asthin bone resep dr dokter,klu untuk kelenjar getah beningnya sudah menyebar ke darah atau di ketiak sj?
    Untuk Cek darah,jantung,semuanya bagus?
    Dari hasil rongsen paru,abdomen tdk menyebar,tp bone scan belum tgl 29 okt,waktu sebelum operasi CA 15-3 12,8 dok
    Klu sy ambil yg kedua kemonya buat sy cocok tdk,yg pertama mahal dok,sesudah kemo harus radiasi tdk dok?
    Klu asthin bone untuk apa dok,
    Klu tidak kemo tp ke herbal (cancer care)boleh tdk dok?
    Sy takut kemo ada efek jelek ke sy,tp selama ini sy sehat tdk ada keluhan yg lain, takutnya pas kemo, nanti ada sakit ginjal,sesak napas(paru)dll,jd tambah banyak penyakit lg dok, klu ke alternatif bisa sembuh tdk dok?
    Sebelumnya trim’s banyak atas infonya

    • Pagi ibu Liani.
      1. secara fisik hasil operasi sel kanker sudah menyebar ke kelenjar getah bening di ketiak untuk kedarah tidak bisa diketahui saat operasi hanya dengan pemeriksaan penunjang seperti ronsen, USG, bone scan dll. Namun patut dicurigai ada penyebaran kedalam darah mengingat sel kanker sudah ada di kelenjar ketiak.
      2. kemoterapi yang kedua boleh saja bu…..untuk radiasi saat ini tidak diperlukan kecuali kalau ada kekambuhan ditempat operasi mungkin radiasi menjadi alternatif tambahan terapi untuk kontrol lokal.
      3. asthin untuk membantu tulang agar tetap padat dan tidak terjadi patah tulang akibat digegori sel-sel kankr.
      4. kalo ibu ingin ke herbal saja…silahkan saja…itu adalah pilahan…ibu berhak untuk menentukan terapi mana yang dipilih? masalah kesembuhan hanya Allah SWT yang tahu….selalu berusaha dan berdoa ya? Semua yang kita lakukan apapun itu baik medis maupun non medis pasti ada efeknya baik sedikit maupun banyak, yang penting ibu selalu kontrol kesehatannya terutama bila ada sesuatu yang berubah pada tubuh ibu seperti yang sudah ibu sampaikan dalam pertanyaan ibu.

      Sabar ya bu

  34. Oh ya dok,maaf Ada pertanyaan lg, bisakah kanker payudara di sembuhkan dengan vaksin virus cacar vaccinia?
    Dengar2 klu kemo kankerny makin agresif dok, bukan sembuh malah bisa tumbuh lg dok ?
    terima kasih sebelumnya

    • Mohon maaf dibidang onkologi bedah sy belum pernah mendengar ttg hal tsb dan modalitas terapi untuk kanker disamping operasi adalah radioterapi, kemoterapi, imunoterapi, molekuler targetted teraphy. Untuk imunoterapi sendiri masih belum banyak diterapkan dikita baik imun spesifik maupun non spesifik.
      Yang menjadi masalah kanker Ibu masuk kategori triple negatif, memang agak susah namun tetap harus diusahakan ya bu….baik herbal maupun medis.
      Selalu kontrol dan berkonsultasi dengan ahli bedah di kota ibu.

  35. Yth dokter,
    Maaf dok, pagi sudah tanya2,sy liani,sampai hari ini s blum kemo, karena penuh tidak ada kamar,jarak operasi payudara ke kemoterapi berapa lama dok?
    Sy di kasih tau saudara sy, ada yg bisa menyembuhkan kanker payudara yaitu dr warsito lokasinya di tangerang,di kayanya sembuhin pasiennya dengan mengunakan BRA ECCT dengan gelombang listrik,jd kita harus beli bra ecctnya antara 4-9jt,katanya sembuh. Dok, menurut dokter klu sy berobat ke dr warsito bgmana dok? Thanx,
    Sebelumnya sy ucapkan banyak terima kasih.

    • ibu boleh berusaha apapun demi kasembuhan…asalkan ibu mau dan mampu untuk meraih kesembuhan itu…silahkan dicoba ya…mudah2an AllahSWT memberi kesembuhan amiinnn

  36. Iya, saya juga baca tentang hal itu yg dimuat d koran. Sayang saya sudah d lakukan MRM. Mungkin kalau membaca berita seperti itu sebelum pembedahan say akan lakukan itu. Semua sudah lewat bagi saya (operasi dan Kemoterapi sdh dlakukan). Hasil Bone scan, USG mamae dan abdomen, serta foto thorax tidak tampak metastase. Tapi CEA saya nilainya 7.

    Bagaimana itu dokterr ? sekarang saya mengkonsumsi tamoxifen 20 (baru satu bulan, selesai kemo ke 6 tgl 5 September) menurut dokter sy akan mengkonsumsi obat ini selama 5 tahun.

    Bagaimana mengurangi dampak mengkonsumsi obat tsb selama 5 tahun. Bagaimanakah organ2 spt Ginjal, Liver dll.terhadap tubuh sy selama 5 yahun

  37. saya seorang penderita kanker lidah stadium lanjut, besok sy harus menjalani kemo selama 5 hari berturut-turut dengan menggunakan pemasangan cvp, dan obat kemonya antara lain cesplatur 50 mg, setravel 5 mg, 5 FU 500mg, cedantron 8 mg, yg mana obat untuk anti kankernya ya dok ? trus kenapa harus dengan pemasangan cvp, karena setahu saya dl waktu kemo kanker payudara 3 tahun yg lalu hanya lewat vena di tangan. mohon penjelasan ya dok.

    • obat kemoterapi cesplatur dan 5FU, untuk kemoterapi yang bersifat toksik dan cenderung menimbulkan iritasi pada pembuluh darah tepi sebaiknya memang lewat pembuluh darah central, memang nantinya ada prosedur tambahan pada ibu yaitu pemasangan selang CVP (central Venous Pressure) biasanya lewat pembuluh darah subclavia dibawah tulang selangka melalui pembiusan lokal. mudah2an bisa menjawab rasa penasaran ibu.

  38. Dokter, apakah benar bahwa obat tamoxifen harus diminum pada pagi hari ? Adakah efeknya bila diminum pada malam hari ?

  39. Dok Batak saya umur 67 tahun udah operasi angkat dubur, tumor stadium 3 kata dokter yg operasi. Mau lanjut kemoterapi. Sebaiknya gimana Dok. Minta Saran dokter. Obat kemoterapi yg cocok apa ya dok

    • Obat kemoterapi disesuaikan dengan jenis tumor (hasil patologi anatomi). Untuk tumor/kanker di kolon dan rektum (dubur) sudah ada standar internasionalnya (mayo, de gramont, xeloda dll), saya yakin dokter bedah yang membantu Ayah Sdr sangat paham tentang hal. JAdi komunikasikan dengan dokter bedahnya untuk memilih regimen kemoterapi apa yang sesuai dengan Ayah Sdr mengingat usia sudah tua dan efek samping kemoterapi juga tidak ringan.
      Mudah2an mendapat solusi terbaik untuk Ayah Sdr

  40. Selamat pagi Dokter saya dari Cirebon , Istri saya sudah lama menderita mah kronis hampir 5 tahun, tiap bulan mesti kontrol ke dokter specialis penyakit dalam, akhir bulan ini sering mengalami sakit bagian perut, 7 tahun yang lalu pernah dicesar karena kelahiran anak yang terakhir, oleh dokter disarankan tes cell marker hasil pertama CEA : 6.23, kemudian dikasih obat selama 3 minggu dan dites lagi hasil CEA : 8.11,dan harus beli obat 5 FU tablet/capsul/pil bukan cairan. yang mau saya tanyakan apa yang dimaksud dengan adanya kenaikan CEA dari 6.23 ke 8.11, timbul cancer apakah karena sering minum obat atau karena cecar karena dari genetik tidak ada yang menderita cancer dan apakah obat 5 FU kira-kira berbahaya tidak kalau lewat oral bukan lewat intravena,mohon penjelasannya ya Dok. terima kasih.

    • Yth Bpk Aripin

      Sebelumnya sy turut prihatin terhadap apa yang menimpa istri Sdr, sy akan coba menjawab secara sederhana:
      1. CEA adalah penanda tumor (tumor marker) yang biasanya meningkat saat pada tubuh manusia tumbuh sel-sel kanker terutama di saluran pencernaan. Adanya kenaikan nilai CEA menandakan adanya pertumbuhan sel-sel kanker, namun perlu diingat bahwa tumor marker ini tidak bisa dijadikan sebagai dasar diagnosis, untuk memastikan harus dilakukan pemeriksaan patologi anatomi dengan melakukan pemeriksan biopsi (pengambilan sebagian jaringan yang dicuringai tumor dan dilihat dibawah mikroskop).
      2. Kanker bisa disebabkan akibat kongenital/keturunan ataupun trauma yang berkepanjangan (kronis), seperti pada kasus istri Sdr yang mengalami maag kronis karena pada saat lambung terluka dan dibiarkan dalam jangka waktu lama tanpa pengobatan yang adekuat maka sel-sel di lambung bisa beradaptasi (berubah jenis dan bentuk sel-selnya) yang pada akhirnya bisa menjadi kearah keganasan.
      3. InsyaAllah ndak apa2 bapak, asalkan diberikan dengan dosis yang tepat dan indikasi yang tepat.

  41. DR. selamat siang nama saya rini, saya mempunyai adik ipar yg sudah divonis kanker kelenjar getah bening di penang. DR disana memberikan jadwal kemo 6x per 3 minggu. Yg saya mau tanyakan, benarkah kemo efektif untuk pengobatan kanker jenis ini? Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terimakasih.

    • Untuk kanker kelenjar getah bening (HML/NHML) memang tidak perlu dioperasi cukup di kemoterapi selama 6 siklus insyaAllah hasil baik dan efektif asalkan regimen kemoterapi yang dipilih tepat sesuai jenis kankernya.

  42. selamat pagi dokter saya dari balikpapan,
    bapak saya terkena hepatitis b dan kanker hati stadium 3 ukuran tumor 10×10.
    karna rumah sakit di sini tidak sanggup menangani maka akan dirujuk ke rscm jakarta untuk dilakukan kemoterapi.

    1. dikatakan kalo kemoterapi selain bisa membunuh sel kanker juga dapat membunuh sel tubuh (apakah itu tidak berbahaya?)
    2. kira2 biaya untuk sekali siklus kemoterapi berapa dok? (sebagai persiapan sebelum berangkat ke jakarta
    3. apakah ada obat-obatan yg dapat di minum selama menyelesaikan proses kemoterapi untuk menghambat atau membunuh sel kanker

    • Selamat malam mas Bambang di Balikpapan, sebelumnya saya turut prihatin atas apa yang menimpa Bapaknya mas Bambang. Saya akan coba jawab beberapa pertanyaan mas Bambang:
      1. Obat kemoterapi memang disamping membunuh sel-sel kanker juga membunuh sel-sel yang sehat, intinya adalah bahwa obat kemoterapi akan bekerja pada sel-sel yang mengadakan pembelahan / mitosis (baca: pertumbuhan), memang sekarang telah banyak teknik pengobatan kanker yang langsung ke target sel-sel kankernya sehingga meminimalkan kerusakan sel-sel yang sehat yang dikenal dengan “moluculer targetted therapy” namun harga obat-obatnya sangat mahal.
      2. Untuk biaya kemoterapi tergantung regimen yang dipakai, saran saya sebelum ke RSCM sebaiknya telp dulu ke RSCM untuk perkiraan biaya 1 siklus kemoterapi.
      3. Untuk obat-obatan yang diminum sebagai pembunuh sel-sel kanker di hati tergantung jenis kanker, mintalah petunjuk kepada spesialis penyakit dalam konsultan hematologi-onkologi (KHOM). untuk obat herbal bisa sementara dibantu minum ACE MAX dulu sambil menunggu saat kemoterapi.

      Mudah2an bisa menjawab pertanyaan saudara

  43. dokter saya menderita ca pulmo dengan metastase otak,saya sudah menjalani oprasi untuk tumor otak,pd tgl 24 okt 2012kemudian
    radiasi untuk bagian otak,,selesai februari 2013 saya juga sudah 6 kali kemoterapi sejak november 2012 sampe dg kemarin 20 maret 2013 dg obat paxus dan carboplatin….menurut dokter apakah saya bisa sembuh total….dari kangker…apakah setelah ini saya masih harus menjalani pengobatan lanjutan….perlu tidak saya menjalani radiasi untuk bagian paru…….terimasih atas jawaban dokter

    • menurut saya obat kemoterapi yang sudah diberikan sudah baik, Sdri harus selalu optimis bahwa setiap penyakit pasti ada obatnya, selalu berdo’a dan jangan lupa kontrol sesuai anjuran dokter Sdri. minumlah obat2an peningkat daya tahan tubuh dan regenerasi tubuh, mudah2an sel-sel yang telah rusak dapat beregenerasi lagi. Untuk radiasi sebaiknya jangan mengingat efek yang samping yang terlalu berat bagi Sdri

  44. assalamu’alaikum.
    sblmnya sy ucapkan jakallahu khairan kpd dokter, dg blog ini sy dapat pencerahan dan harapan ats penyakit bunda sy (umur 60 th). yg telah menderita kanker rahim stadium IV b. lagi2 maslah klasik (keuangan)yg menghambat sy tuk mengobati bunda. maka kami coba tuk urus askes, namun skr penyakit beliau tambah parah dan sdg dirawat dirumah sakit, skr beliau tak bisa bangun, bicarapun sdh tak bisa. dan sudah beberakali tambah darah kata dokter yg merawat ginjalnya sdh kena dan harus cuci darah. jadi menurut dokter apa yg harus sy perbuat, klo tuk dana kisaran 20 jt sy masih bisa usahakan. terima kasih banyak, Smoga Allah memberikan yg terbaik buat bunda. Amiin ya Rabb.

    • waalaikum salam wr wb

      sebelumnya sy turut prihatin atas apa yang menimpa ibu Sdr. menurut saya ibu Sdr saat ini sudah mencapai stadium lanjut untuk kanker rahimnya. pasien pada stadium ini memang terapi yang dipilih bukan bersifat KURATIF (penyembuhan) tetapi PALIATIF (memperbaiki kualitas hidup), apalagi ginjal sudah terkena, sehingga menurut saya kemoterapi pun harus dipertimbangkan untung ruginya apalagi usia beliau sudah 60 tahun. menurut saya berikan pengobatan yang tidak terlalu berat bagi beliau, yang penting keluarga harus mendukung psikologis ibu, jangan sampai ibu merasa ditinggalkan oleh keluarga, karena hal ini akan menambah penderitaan beliau.
      Konsultasikan dengan dokter Sdr mana terapi yang terbaik bagi ibu Sdr dalam kondisi sekarang ini.
      Mudah2an keluarga diberi ketabahan dalam menghadapi cobaan ini, amiinnnn

  45. selamat siang dokter, hanya ingin berkonsultasi
    kalau penderita kanker umurnya sudah lewat 60th, lalu kankernya pun sudah masuk grade 4. apakah efektif untuk melanjutkan kemoterapi, kalaupun harus menghentikan kemoterapi apa efek yg pasti akan kelihatan. selama ini sdh menjalani 3x kemo di solo. mohon diberi penjelasan dokter, terima kasih.

    • pagi mas fery

      untuk kanker stadium 4 memang sifat terapinya sudah paliatif (tidak menyembuhkan namun bertujuan untuk memperbaiki kualitas hidup). kemoterapi bertujuan untuk membunuh sel-sel kanker yang telah menyebar sehingga harapannya proses perburukan tidak terlalu agresif, namun kemoterapi juga mempunyai efek samping thd pasien dimana masing-masing orang berbeda namu efek samping mual dan muntah serta rambut rontok paling banyak dijumpai. Kalau kemoterapi dihentikan yang jelas penyakit akan semakin progresif, hanya saja pada penderita yang sudah tua memang kemoterapi cukup berat, Sdr bisa memberikan alternatif terapi seperti pemberian herbal sebagai pengganti kemoterapi bila dirasakan kemoterapi sangat berat bagi pasien.

  46. selamat malam dok, saya mau berkonsultasi
    ibu saya bulan lalu sudah dioperasi lumpectomy dan axillary clearance dan sekarang menunggu waktu untuk kemo.. kpn waktu yg tepat untuk kemo? apakah 3-4 minggu setelah operasi? kalau lebih dari 4 minggu apa pengaruhnya dok?
    terima kasih

    • Selamat pagi,
      Untuk jadwal kemoterapi pasca operasi, sebaiknya menunggu jahitan operasi kering terlebih dahulu yaitu antara 3-4 minggu. Bila jadwal kemoterapi diundur terlalu lama akan memberikan kesempatan kepada sel-sel kanker yang tersisa di tubuh berkembang biak lebih banyak lagi, tujuan kemoterapi pasca operasi adalah sebagai adjuvant therapy untuk membunuh sel-sel kanker yang mungkin lepas saat operasi, stadium III keatas, atau pada operasi dimana tumor tidak dapat diangkat secara menyeluruh.
      mudah2an bisa menjawab ya

      • terima kasih dok atas jawabannya.. oya saya lupa bilang ibu saya didiagnosa kanker payudara duktal invasif stadium 2b. ibu saya baru dicabut selangnya pada minggu ke-3 dan skr sudh minggu ke 4 stlh operasi dan sampai skr luka jahitan operasi blm kering. sebaiknya gmn ya dok? terima kasih

  47. Assalamualaikum wr wb.
    Istri saya ada benjolan di payudara kiri.. mammografi, usg dan FNAB sudah dilaksanakan dan diagnosa posisif ca mammae stadium 2 blm metastase (USB hati, paru-paru, foto thorax bagus), sel jg blm ke kelenjar getah bening . Hari Kamis (02 Mei 2013) diputuskan utk mastektomi, tdnya penginnya lumpectomy saja, setelah 1 jam operasi, benjolan sudah berhasil diangkat dan dianalisa di lab PA butuh waktu sktr 30 menit. Tetapi 20 menit kemudian dokter bedah keluar dr ruang operasi dan mengatakan kl dokter PA gak berani buat keputusan krn benjolan ada nananhnya takutnya cuma infeksi, diminta nunggu 3 hari. Kami kmdian pulang dan beberapa hr kemudian hasil PA keluar dgn kesimpulan:
    1. Hisopatologik sesuai dgn invasif carcinoma of NST (No-special type), grade 2
    2. Emboli limfovaskular tidak ditemukan
    3. Pemeriksaan imunositokimia sdg diproses..
    Yang mau saya tanyakan : “1. Apakah dgn hasil PA ini istri saya harus masuk ke ruang operasi lagi untuk melakukan lumpectomy atau mastectomy?” karena istri saya masih merasa takut..
    “2. atau cukup dengan pengobatan lanjutan sesuai hasil imunohistokimia?. (penyinaran atau kemoterapi)..

    Terima kasih atas jawabannya… maaf terlalu panjang
    Wassalamualaikum wr wb

    • waalaikum salam wr wb
      saya akan mencoba menjawab pertanyaan Sdr:
      1. kalao hasilnya adalah invasif Carcinoma hal itu menunjukkan pada istri Sdr terkena kanker payudara. saya masih belum tahu jenis operasi yang dijalani oleh istri Sdr apakah mastektomi atau lumpectomy saja. Untuk jenis operasi tergantung dari stadium klinis pasien. sebaiknya kalao kanker payudara dilakukan mastektomi yaitu pengangkatan tumor beserta jaringan payudara kecuali kalo tumor masih kecil namun itupun ada syarat2 yang ketat untuk melakukan lumpectomy atau quadranectomy, seperti ukuran tumor < 2 cm, lokasi tumor tidak di tengah, tidak multiple, pasien harus mengerti risiko kekambuhan dan harus ada sarana radioterapi.
      2. sebaiknya selalu konsultasi dengan dokter yang melakukan pembedahan tentang terapi yang terbaik pasca operasi sambil menunggu hasil imunohistokimia

      Mudah2an bisa menjawab

  48. Appreciating the dedication you put into your blog and in depth information you
    present. It’s nice to come across a blog every once in a while that isn’t the same old rehashed
    information. Fantastic read! I’ve bookmarked your site and I’m including
    your RSS feeds to my Google account.

  49. asalamualikum
    selamat siang dokter, saya ibu eva, umur 34 th, dari surabaya, bulan januari lalu saya oprasi lumpektomy payudara, sebelumya saya kemo 4 kali dan sesudah operasi saya kemo 4 kali bersamaan juga dengan terapi herseptin selama 17 kali dan tiap hari minum obat tamofen. Setelah menjalani kemo yang ke-6 saya saya sudah tidak menstruasi lagi, tanggal 21 mei kemarin saya suntik herseptin yang ke-5.tetapi lebih kurang satu bulan ini saya mengalami flek kalau sedang duduk. Apakah ada pengaruhnya dari herseptin ato saya sudah menstruasi lagi?
    o iya bagaimana cara melihat apakah kita sudah bersih dari sel kanker?

    • waalaikum salam wr wb

      untuk mengetahui apakah itu darah menstruasi atau bukan, ditunggu saja bulan berikutnya ibu eva. sedangkan untuk mengetahui apakah sel kanker sudah bersih atau belum bisa dicek melalui tumor marker untuk sel kanker payudara dan juga dengan imaging seperti PET Scan. Mintalah petunjuk ke dokter yang mengoperasi ibu Eva ya.

  50. Assalamua’alaikum dokter

    adik saya pernah menderita kista ovarium kemudian sudah dioperasi. menurut dokter yang menangani disuruh kemoterapi> menurut dokter apa efek samping dari kemoterapi ? dan apakah dampak apabila tidak mengikuti kemoterapi tersebut?

    sekian
    terima kasih

    • Wassalamu’alaikum Wr wb

      1. Efek samping kemeoterapi cukup banyak mengingat obat kemo merupakan obat yang cukup keras dan bekerja di semua jaringan tubuh, efek samping yang sering dikeluhkan oleh pasien adalah: rambut rontok, badan lemah, mual – muntah, kulit menjadi tampak lebih gelap, diare dll
      2. Kemoterapi memang diberikan pada pasien yang mengidap kanker stadium lanjut, dimana modalitas operasi tidak cukup untuk membunuh sel-sel kanker di tubuh pasien. Kalau tidak menjalani kemoterapi risiko kambuh ataupun tumbuh di tempat lain akan sangat besar pada kanker stadium lanjut.
      3. Kalau takut dengan kemoterapi Sdri bisa mencoba obat-obat herbal yang mengandung antioksidan tinggi seperti ACE MAXs

  51. Saya akhir Juni mastektomi pada mammae dextra, krn ada indikasi Ca Mammae. Hasil lab PA setelah operasi: makroskopik: jaringan payudara, puting tdk retraksi ukuran 18 x 12 x 3 cm, pada pengirisan lameler dijumpai masa putih kekuningan padat batas tidak tegas ukuran 4×3, 5×5, 5 cm – 2 kupe (A), dari puting -1 kupe (B). Pada jaringan lemak axilla tidak didapat bagian yg padat.
    Mikroskopik: sediaan menunjukkan:
    A. Jaringan necrotik, jaringan ikat campur lemak mengandung sarang sarang ductal carcinoma, infiltratif ke jaringan sekitar.
    B. Jaringan puting payudara dengan sarang sarang ductal carcinoma di jaringan ikat bawah epitel pelapis permukaan puting.
    Kesimpulan: infiltrating duct carcinoma

    Menurut hasil PA tsb, apakah bisa dipastikan sy hrs menjalani kemo?
    Bila iya, apakah bisa dengan kemo yg oral? Tlng informasinya plus minus kemo oral dibanding yg lwt infus.

    Seandainya sy menangguhkan kemo, dan menjalani pengobatan herbal diikuti pemeriksaan lab untuk kurang lebih 4 bln, apakah menurut dokter terlalu beresiko?

    Makasih sebelumnya, dan maaf nanyanya banyak…

    • Hasil PA menunjukkan suatu keganasan pada payudara….untuk tindakan terapi adjuvant berupa kemoterapi tergantung stadium saat ibu dioperasi…apabila masih stadium 1 maka tidak perlu kemoterapi.
      Untuk kemoterapi kanker payudara saat yang dipakai adalah regimen AC, FAC/FEC, atau bonadona dll. Sayangnya obat-obat kemoterapi tersebut tidak ada yang dalam bentuk sediaan oral, sehingga memang harus melalui infus….memang ada efek samping pada setiap kemoterapi yang dilakukan…namun efek samping tsb bila dibandingkan manfaat yang diperoleh oleh obat tsb dalam mengambat pertumbuhan sel kanker sangatlah kecil dan besar manfaatnya.
      Kalao ibu mencoba obat herbal…silahkan saja…namanya juga ikhtiar siapa tahu Allah SWT menyembuhkan ibu lewat produk-produk herbal.
      Tetap semangat dan selalu berfikir positif….dan jangan lupa berdoa

    • Dok, sy akhirnya menjalani kemoterapi. Rencananya 6 kali dengan jarak 3 minggu. Ini dah jalan 3 kali. Seharusnya kemarin ini tgl 28 oktober mau jalani yg ke empat dg obat diganti. Sy lupa nama obatnya. Tp baru masuk obat, jantung sy berdebar keras sampai sy kemudian dioksigen. Tadinya mau dilanjut tp sy gak berani. Akhirnya tdk jadi dilanjutkan, sy diminta istirahat dulu, krn memang 2 minggu sebelumnya sy kurang istirahat.

      Apakah memang kemo bisa berefek ke jantung, atau hanya karena sy yg terlalu kecapekan ya dok?

      Sebaiknya apa yg hrs sy lakukan?

  52. Salam álaykum dokter,
    Saya kena kanker payudara stadiunm 2, awal juni lalu sudah menjalani mastectomy dan diambil 6 lymph nodes ( 3 ada sel kanker nya 3 tidak), hormon receptor positive dan HER2 negative. Sekarang sudah 6 minggu paska operasi, harus nya sudah mulai kemo, tapi karena ternyata baru diketahui bahwa obat2 kemo nya tidak dicover oleh health insurance saya (dicover sangat kecil, rdk signifikan), jadi pelaksanaan kemo masih ditunda, minggu ini mau ketemu Oncologist lagi untuk membicarakan kelanjutan nya.
    Ingin menanyakan boiaya kemo andai saya harus pulang ke Indo untuk itu (sy sekarang berada di negeri kangguru untuk studi). Kemo saya adalah FEC-D selama 18 minggu (6 cycles). Kira2 berapa biaya kalau di Indo dokter? saya PNS, apakah obat tersebut dicover askes sebagian atau bagaimana? dan dimana saya bisa melakukan kemo, saya dari Jawa Timur.
    Terimakasih banyak, jawaban dokter saya tunggu…
    Wassalam ‘alaykum,

    • Untuk kemo FEC insyaAllah sudah di cover sama ASKES….kalo dijawatimur bisa dilakukan di RSUD-RSUD besar dimana disitu ada oncologistnya….seperti RSUD dr Soetomo Sby

  53. Assalamualaikum dok, maw tanya. Ibu saya kena adenocarcinoma, dl c125 60.25, rncna kemo 6x, tp stlh kemo ketiga sudah mjdi 27.20,range normal <35, kira2 masi btuh kemo keempat dst tdk dok?

    • waalaikum salam wr, wb, menurut saya kemoterapi tetap dilanjutkan hingga 6 siklus mas, nilai tumor marker untuk kanker payudara (C125) yang turun tidak menandakan sel-sel kanker sudah hilang sama sekali dari tubuh pasien, jadi sisa kemoterapi sebaiknya dijalankan saja ya mas

  54. sore dok, saya divonis kanker payudara grade 3. awal bulan agustus saya melakukan modified radical mastectomy, dan hari ini saya melakukakn kemoterapi pertama untuk 6x kemo tiap 3 minggu. sebelum melakukan kemo saya diberikan tamoxifen untuk 1 tablet tiap hari karena rencananya saya tidak akan di kemo. saya lupa bertanya pada dokter saya, keburu pulang, apa dalam masa kemo ini tamoxifennya masih harus saya konsumsi atau tidak?. dan untuk 5 hari ke depan saya diberikan juga methylprednisolone 8mg danondansetron 4mg.

    • ya bu tetep dikonsumsi…karena obat itu merupakan anti estrogen dan kalo ibu diberi obat semacam ini berarti ER/PR (+) dari hasil pemeriksaan sediaan tumor payudaranya

  55. Jika kita terdiagnosa tumor sebaiknya ke dokter apa dok? Bedah umum atau bedah onkologi..? Agar diterapi dengan tepat dan benar mengingat bahayanya efek kemoterapi

    • ibu bisa ke dokter bedah umum atau bedah onkologi….saya kira sama saja…yang penting dokternya sanggup menolong ibu dan ibu juga nyaman dan percaya dengan dokter tersebut….

  56. Selamat pagi dok,
    Nama saya febriana saya seorang mahasiswa ingin melakukan penelitian darah pada pasien kemoterapi.Sebelumnya saya ingin meneliti jumlah leukosit sebelum dan sesudah kemo.Akan tetapi waktu untuk penelitian hanya 2 minggu sedangkan kemo dilakukan dlm bbrapa bulan.
    mohon ada saran dari dokter.

    Terima kasih

    • Selamat malam dik….

      Solusinya adalah dilakukan pembatasan pada penelitian kamu….coba disetting di BAB metode penelitian pada definisi operasionalnya…bahwa leukosit yang kamu teliti adalah pada pasien post kemoterapi 1 siklus saja….gitu saja sudah benar

  57. Assalamualaikum Dok,
    Dok, ibu saya sudah melakukan mastektomi 2 bulan lalu kemudian disarankan kemoterapi 6 x per 3 minggu sekali..hari ini seharusnya kemo yang kedua tapi menurut RS obatnya tidak lengkap (1 dari 3 jenis obat tidak ada) dan kebetulan dokter yg menangani ibu saya sedang cuti 10 hari..Apakah berpengaruh dok dgn perkembangan ibu saya jika kemo tidak sesuai jadwal/ telat ??
    Terima kasih

    • Waaalaikum salam wr. wb.

      Memang sebaiknya kemoterapi dilakukan sesuai siklus yaitu tiap 3 minggu sekali…karena apabila terlambat akan menyebabkan sel-sel kanker ada kesempatan untuk tumbuh (proliferasi)….sebaikya jangan telat ya mbak…konsultasikan dengan dokter Sdri ttg hal ini.

  58. dok ,saya penderita kanker paru stadium lanjut sudah menjalani 6kali kemoterapi .sekarang sudah 1.5tahun bagaimana tentang kanker saya apakah sudah sembuh? apa larangan makanan dan minuman saya?

    • untuk mengetahui apakah sel-sel kanker sudah hilang sama sekali atau belum pasca kemoterapi 6x, harus dilakukan pemeriksaan bapak, saya sarankan bapak melakukan pemeriksaan PET-SCAN, sekarang di Indonesia alat diagnostik ini sudah ada dan tidak perlu ke Singapura. Bapak bisa ke RSCM atau ke RS Gading Pluit, dua RS tsb adanya di Jakarta.
      Untuk makanan, saran saya makanlah makanan yang kaya antioksidan terutama produk-produk makanan dari laut, bapak bisa juga membeli obat-obat antioksidan yang sudah jadi di apotik terdekat.

  59. assalamu allaikum dokter, saya riska 37tahun dari ponorogo ingin bertanya , saya kena kanker ovarium stadium 2c, hasil PA dgn hasil :endometriotis carsinoma dan sdh diberikan terapi yaitu operasi dan kemoterapi, yang ingin saya tanyakan :
    1. setelah operasi, luka jahitan kok sulit sekali kering ya, dan keluar nanah dari sela2 jahitan sampai 1bln setelah operasi, apa penyebabnya?
    2. dalam terapi kemoterapi saya sdh mejalani 2 kali kemo, sampai brp kali kemo lagi yg harus saya jalani ?
    3. kalu dari ca 125 sdh menunjukkan angka normal/ kurang dari 35 apakah masih harus dilakukan kemoterapi dok?
    4.apakah tidak ada terapi pengganti kemoterapi?
    5. bagaimana bisa menentukan kemoterapi itu responsif terhadap penyakit kita?
    terimakasih atas penjelasannya

    • waalaikum salam wr wb

      sy akan coba jawab pertanyaan Sdri Riska:
      1. luka operasi yang bernanah disebabkan karena pertumbuhan bakteri dalam luka. Hal ini banyak sekali faktornya yang jelas daerah luka kurang steril/bersih menjadi penyebab timbulnya infeksi.
      2. untuk berapa kali kemoterapi sebaiknya ditanyakan kepada dokter spesialis yang melakukan kemoterapi. Karena masing-masing regimen obat dan jenis kanker mempunyai aturan sendiri-sendiri baik itu dosis, lama pemberian, teknik pemberian dll.
      3. Sampai saat ini untuk kasus kanker ada beberapa macam terapi seperti: Operasi, Radiasi, Kemoterapi, Imunoterapi, hormonal terapi, Molecular targetted teraphy. untuk pemilihan macam terapi tergantung banyak faktor spt: jenis kanker, stadium, macam obat yang sensitif berdasarkan penelitian dll.
      4. Untuk menilai efektifitas kemoterapi bisa dilakukan pengecekan tumor marker (penanda tumor). Konsultasikan hal tersebut kepada dokter Sdri.

  60. Yth. dr. Aleq,
    Dok, isteri sy menderita kanker ovarium stadium 4 dan sdh ada penyebaran di beberapa tempat. Dan skrg sedang menjalani kemoterapi (baru 3x). Obat kemoterapi yg digunakan adalah taxotere & cisplatin. Setelah kemo ke 3 ini isteri sy batuk berdahak dan ada sedikit menguning pd dahaknya. Bolehkan isteri sy meminum antibiotik cefixime 100? Untuk obat batuknya isteri sy minum sanadryl expectorant. Terima kasih dok.
    Salam,
    Frans

    • Yth . Pak Frans

      Untuk antibiotika dan ecpectorant silahkan diminum bapak….tidak apa-apa

  61. Assalamualaikum wr wb dok Aleq
    Mau bertanya dok, mama saya didiagnosis ca. Mammae stadium 1 dengan tipe Triple Negatif Breast Cancer, saya sudah seraching hasilnya disebutkan sebagai salah satu yg prognosis buruk dan respon terhadap kemoterapi kurang baik. Apakah benar dok? Tapi mengingat stadium dini, apakah ada kemungkinan baik?
    Mama saya dianjurkan oleh dr hematologi onk di RS Dharmais untuk melakukan kemo 6siklus, dan Alhamdulillah sudah selesai mggu ini. Dan hasil dari tumor marker CA 153 dan CAE nya normal dok. Tapi selama kemoterapi in mama saya kenapa hasil lab nya menunjukan bahwa D dimer tinggi (hasil terakhir 1050, normal:500) apakah it normal sebagai efek obat kemo nya? Tapi selama in memang sebelum kemo, beliau diberi obat pengencer darah.
    Yg terkhir dok, setelah kemo in untuk pemantauan sel kanker test apa saja yg dianjurkan untuk mama lakukan? Saya pernah dengar PET Scan dan Bone scan apa itu perlu dok? Terima Kasih dok.
    Wassalamualaikum wr. wb.

    • waalaikum salam

      tentang D-dimer yang tinggi sebenarnya sudah dijawab sendiri oleh mbak raissa….ibu khan diberi obat pengencer darah.
      yang penting untuk pemantauan kemungkinan kekambuhan….lakukan pemeriksaan rutin tiap 3-6 bulan ke dokter bedah, lalu pemeriksaan tumor marker CA 15-3 secara berkala.
      untuk PET Scan boleh dilakukan bila memang dicurigai ada keluhan ditempat lain yang diduga ada hubungannya dengan kekambuhan tumor mammae. pet scan cukup mahal sekitar 16 juta dan adanya hanya di RSCM dan RS Gading Pluit Jakarta. bila sudah pet scan tidak perlu bone scan, karena dengan pet scan saja fokus-fokus tumor di seluruh tubuh kalo memang ada akan kelihatan.

      mudah2an bisa menjawab rasa penasaran mbak rasissa. amiinnnn

  62. dokter, mamah saya divonis kanker fibromyxoid sarcoma setaun yang lalu. letak tumornya berada di dalam hidung. akhir juni kmren baru dikemo dan selsai 3 minggu yang lalu. setelah mnggu yg lalu ctscan ulang ternyata sel kankernya masih ada, malah masa tumornya makin membesar dan semakin mendesak ke saraf mata. penglihatan ibu saya sekarang juga sudah buram. saya harus bagaimana dok agar ibu saya bisa sembuh?
    trimakasih..

    • sebelumnya saya sampaikan prihatin yang mendalam atas apa yang menimpa mama mbak yusi…..

      kanker yang diderita mama adalah jenis tumor mesenchymal yang memang sedikit respon terhadap kemoterapi. kalo memang sudah dikemo dan tumor tidak responsif biasanya dokter akan mencari alternatif regimen obat kemoterapi lainnya sesuai evidence base medicine yang ada untuk kanker jenis ini. sebetulnya bisa dilakukan kombinasi dengan radiasi tapi lokasi tumor tidak memungkinkan untuk radiasi.

      saya sarankan selalu berkonsultasi dengan dokter….karena bila sudah demikian kondisi mama sekarang maka terapi paliatif menjadi pilihan terakhir….artinya mungkin tumor primer akan susah dihilangkan….tapi bagaimana kita mengurangi sebisa mungkin keluhan mama seperti rasa nyeri dll dan yang penting dukungan keluarga termasuk kasih sayang dan perhatian harus dicurahkan sebesar2nya untuk mamma.

      sabar ya mbak…

  63. waalaikum salam

    Coba mbak sofi ke RSUD dr Soetomo Surabaya…cari informasi disana…insyaAllah dicover sama ASKE kok

  64. Maaf dokter, saya sedang di negeri kanguru, jadi belum bisa langsung datang ke RSUD Dr Soetomo. Sudah mencoba telpon tapi putus2, masih mau mencoba telpon lagi besuk hari kerja. Apakah bisa booking lewat telepon ya dok? soal nya saya sudah memulai kemo FEC cycle satu. Rencana cycle satu sampai tiga di aussie, lalu melanjutkan cycle ke empat (D) di Indo karena harga obat yg D ini mahal sekali di aussie.
    Terimakasih jawaban dokter
    Wassalam,
    Sofi


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 75 pengikut lainnya.