FRAKTUR KRURIS

Introduksi

a. Definisi

Fraktur pada shaft (batang) tibia dan fibula yang sering disebut fraktur kruris merupakan fraktur yang sering terjadi dibandingkan dengan fraktur pada tulang panjang lainnya.

Periosteum yang melapisi tibia agak tipis terutama pada daerah depan yang hanya dilapisi kulit sehingga tulang ini mudah patah dan biasanya fragmen frakturnya bergeser karena berada langsung dibawah kulit sehingga sering juga ditemukan fraktur terbuka.

b. Ruang lingkup

Mekanisme Injuri

Cedera yang terjadi sering terjadi akibat trauma langsung pada kecelakaan mobil dan sepeda motor. Cedera terjadi akibat gaya angulasi yang hebat yang menyebabkan garis fraktur transversal atau oblik, kadang-kadang dengan fragmen komunitif. Tenaga rotasi dapat juga terjadi pada olahragawan seperti pemain bola.

Gambaran klinis

Gambaran klinis yang terjadi berupa pembengkakan dan karena kompartment otot merupakan sistem yang tertutup, sehingga pembengkakan sering menekan pembuluh darah dan dapat terjadi sindrom kompartment dengan gangguan vaskularisasi kaki.

Terapi

Jika tibia dan fibula fraktur yang diperhatikan adalah reposisi tibia. Angulasi dan rotasi yang paling ringan sekalipun dapat mudah terlihat dan dikoreksi. Pemendekan kurang 2cm tidak akan jadi masalah karena akan dikompensasi pada waktu pasien sudah mulai berjalan. Sekalipun demikian pemendekan sebaiknya dihindari.

Fraktur tibia dan fibula dengan garis fraktur transversal atau oblik yang stabil, cukup diimobilisasi dengan gips dan jari kaki sampai puncak paha dengan lutut posisi fisiologis yaitu fleksi ringan, untuk mngatasi rotasi pada daerah fragmen. Setelah dipasang, harus ditunggu sampai gips menjadi kering betul yang biasanya membutuhkan waktu 2 hari. Saat itu gips tidak boleh dibebani. Penyambungan fraktur diafisis biasanya terjadi antara 3-4 bulan. Angulasi dalam gips biasanya dapat dikoreksi dengan membentuk insisi baji pada gips. Pada fraktur yang tidak dislokasi diinstruksikan untuk menopang berat badan dan berjalan. Makin cepat fraktur dibebani maka makin cepat penyembuhan. Gips tidak boleh dibuka sebelum penderita dapat jalan tanpa nyeri.

Garis fraktur yang oblik dan membentuk spiral merupakan fraktur yang tidak stabil karena cenderung membengkok dan memendek sesudah reposisi. Oleh karena itu diperlukan tindakan reposisi terbuka dan penggunaan fiksasi interna atau eksterna. Fraktur dengan dislokasi fragmen dan tidak stabil membutuhkan traksi kalkaneus terus menerus. Setelah terbentuk kalus fibrosis, dipasang gips sepanjang tungkai dan jari hingga paha.

Metode terapi alternatif lain pada fraktur shaft tibia tertutup adalah dengan intramedullary nailing dan bagian teratas tibia.

c. Indikasi Operasi

  • Fraktur terbuka
  • Fraktur dengan gangguan vaskular

d. Kontra indikasi Operasi

Keadaan umum jelek

e. Pemeriksaan Penunjang

Fraktur tibia fibula yang tidak stabil terlebih dahulu harus diimobilisasi sebelum pemeriksaan radiologis untuk mengurangi nyeri dan kerusakan jaringan lunak. Proyeksi foto 4 posisi yaitu anteroposterior, lateral dan 2 oblik merupakan yang terbaik.

Teknik operasi

  • Ekspos fraktur dilakukan dengan anterolateral approach yaitu melalui insisi 1cm lateral batas anterior tibia. Jika diperlukan insisi dapat diperpanjang sampai seluruh tibia terekspos, tetapi prinsipnya panjang insisi harus cukup untuk mengekspos tibia tanpa retraksi soft tissue berlebihan.
  • Periosteum harus dipreservasi sebaik mungkin
  • Reduksi fragmen fraktur
  • Pemasangan plate pada permukaan anteromedial dengan memakai 6 screw pada masing-masing fragmen fraktur.

f. Komplikasi Operasi

Komplikasi pada fraktur tibia dan fibula adalah cedera pada pembuluh darah, cedera saraf terutama n. peroneus, pembengkakan yang menetap, pertautan lambat, pseudoartrosis dan kekakuan sendi pergelangan kaki.

Sindrom kompartmen sering ditemukan pada fraktur tungkai bawah tahap dini. Tanda dan gejala 5P harus diperhatikan siang dan malam pada hari pertama pasca cedera atau pasca bedah, yaitu nyeri (pain) dikeadaan istirahat, parestesia karena rangsangan saraf perasa, pucat karena iskemia, paresis atau paralisis karena gangguan saraf motorik, dan denyut nadi (pulse) tidak dapat diraba lagi. Selain itu didapatkan peninggian tekanan intrakompartmen yang dapat diukur (pressure), gangguan perasaan yang nyata pada pemeriksaan yang membandingkan dua titik (points) dan kontraktur jari dalam posisi fleksi karena kontraktur otot fleksor jari. Operasi fasiotomi ketiga kompartmen tungkai bawah merupakan operasi darurat yang harus dikerjakan segera setelah diagnosis ditegakkan sebab setelah kematian otot tidak ada kemungkinan fungsinya pulih kembali.

g. Mortalitas

Pada umumnya rendah

h. Perawatan Pasca Bedah

Post op sebaiknya tungkai dielevasi untuk mengurangi edema. Weight bearing harus ditunggu sampai fraktur benar-benar telah union.

In rigidly internally fixed fractures of the tibia, union may be difficult to judge, as minimal or no callus may form. Fractures of the diaphysis in adults rarely heal well enough to sustain weight bearing before 16 weeks. At 16 weeks or later, take AP, lateral, and two oblique radiographs to establish the presence of union. If union is judged to be present, begin careful, progressive weight bearing with crutches, and monitor frequently, to ensure that displacement does not occur.

i. Follow-Up

Setelah 16 minggu dilakukan foto X Ray kontrol dengan posisi AP, Lateral dan 2 oblik untuk menilai fraktur sudah union.

Jika fraktur telah union weight bearing bertahap dapat dimulai dengan bantuan kruk. Pasien harus tetap dimonitor untuk meyakinkan tidak terjadinya displacement.

12 Komentar

  1. thanx infonya… berguna banget….

  2. Saya fraktur fibula 1/3 distal dan ankle sprain, sudah 1 bulan 3 minggu dirontgentapi saya masih belum nyambung tapi saya tidak terlalu merasakan sakit untuk berjalan…akhirnya dilepas gipsnya untuk menghindari osteo artritis… apakah ini prosedur wajar dan kapan bisa union

    • Dear mas Asep

      untuk fraktur fibula distal asalkan < 10cm dari ankle joint…insyaAllah stabil dan untuk berjalan tidak ada masalah oleh karena ada tulang tibia yang lebih besar….untuk union asalkan garis fraktur baik….artinya fragmen proksimal dan distal bertemu dan tidak disisipi oleh soft tissue maka pada 2 bulan sudah terbentuk callus sekunder yang kuat.

  3. Dok mau tanya bila stabilisasi ilizarof itu seperti apa dan apa indikasinya?
    terima kasih

    • Dear Mbak Rina

      ILIZAROF

      Adalah istilah yang digunakan dalam bone lengthening (pemanjangan tulang). Disebut juga Bone distraction osteogenesis atau Callotaxis.
      Ilizarov dikembangkan pertama kali oleh Gabriel Abramovich Ilizarov (Siberia Rusia). Ilizarov adalah suatu alat eksternal fiksasi yang berfungsi untuk menjaga agar tidak terjadi pergeseran tulang dan untuk membantu dalam proses pemanjangan tulang.

      Indikasi pemasangan Ilizarov:
      (1) Menyamakan panjang lengan atau tungkai yang tidak sama,
      (2) Menyamakan dan menumbuhkan daerah tulang yang hilang akibat patah tulang terbuka yang hilang,
      (3) Membuang tulang yang infeksi dan diisi dengan cara menumbuhkan tulang yang sehat,
      (4) Menambah tinggi badan

      Nah mudah2an bisa sedikit membantu mbak Rina…terima kasih atas kunjungannya

  4. ass.. saya budi 21th.. mengalami fraktur dexta .. skrng sudah 4bln po.. dokter saya mengizinkan untuk lepas kruk, walaupun kalus blm berwarna hitam.. pertanyaan saya, akankah barbahaya bila saya berjalan tanpa kruk? dan bagaimana agar tulang cepat pulih.. trimksh

    • Wassalamu’alaikum wr wb

      warna kalus itu putih mas dan kalu sudah terbentuk kalus sekunder, warna menjadi seputih tulang…bisanya terbentuk diatas minggu ke-8, saya kira kalo 4 bulan sudah terbentuk kalus yang kuat. Kalau mas masih ragu-ragu bisa dilakukan partial weight bearing saja artinya kruk dilepas secara intermittent dan kalo berjalan tumpuan utama tetap pada kaki yang sehat.
      untuk membantu proses penyembuhan tulang minum saja supplement yang kaya kalsium nya ya, mudah2an cepat sembuh

  5. Dok,. Pada fraktur cruris terbuka,. Apa pertimbangan dilakukan orif atau oref? Terima kasih dok,,

    • OREF dilakukan apabila fraktur terbukanya grade III atao melebihi golden periode saat ditangani secara medis

  6. dok.anak sy 9thn frakture dexta…operasi pasang pen 2mgg yg lalu.saat ini pk kursi roda…kr2 brp lama pemulihan smp bs berjalan dan apakah setelah dewasa nanti ada cacat atw tidak seiring pertumbuhannya.terima ksh dok

    • mohon maaf informasinya kurang lengkap tentang lokasi frakturnya…ibu hanya menyebutkan “frakture dext”


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s